
Kapolda Papua sebut beberapa daerah tidak upacara HUT RI karena geografis

Jayapura (ANTARA) - Kapolda Papua Irjen Polisi Patrige Rudolf Renwarin mengatakan sejumlah daerah di Papua tidak melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia karena faktor kondisi geografis, bukan akibat ancaman keamanan.
“Tidak ada yang karena ancaman, kami siap menjamin keamanan. Memang karena faktor kondisi daerah masing-masing, geografis, membuat sehingga ada beberapa daerah mungkin yang memutuskan untuk tidak melaksanakan upacara,” kata Patrige di Jayapura, usai upacara HUT ke-81 RI, Kota Jayapura, Papua, Senin (17/8).
Menurut Patrige, pelaksanaan rangkaian upacara 17 Agustus di berbagai daerah di Tanah Papua secara umum berlangsung sesuai dengan rencana panitia masing-masing kabupaten.
"Kami pastinya siap menjamin keamanan masyarakat selama rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berlangsung" ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Meski begitu kami juga menyiagakan sebanyak 7.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparatur Pemerintah Daerah (Pemda) tingkat provinsi, kota, dan kabupaten disebar di seluruh wilayah hukum Polda Papua," katanya lagi.
Dia menambahkan keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama karena Tanah Papua menjadi tempat masyarakat bekerja, mencari nafkah, dan membangun kehidupan keluarga.
"Saya berharap seluruh masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga berbagai aktivitas pembangunan serta upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
