
Bupati Murib harap guru tak tinggalkan tugas untuk layani siswa Jayawijaya

Wamena (ANTARA) - Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengharapkan tenaga guru tak meninggalkan tempat tugas untuk terus melayani pendidikan siswa-siswi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
“Kami harap tenaga guru untuk tetap berada di tempat untuk mengajar anak-anak mulai tingkat SD-SMA/SMK supaya mereka memperoleh pendidikan yang baik dan tidak ketinggalan pelajaran,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu.
Hal ini menyusul masih ada oknum-oknum guru di beberapa sekolah Kabupaten Jayawijaya yang tidak berada di tempat tugas dan memberikan pelayanan pendidikan bagi siswa-siswi di daerah setempat.
Menurut dia, tugas guru sangat lah penting dalam membina dan mendidik generasi muda di daerah-daerah pelosok Kabupaten Jayawijaya untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Guru memiliki tugas mulai dalam membina dan mendidik generasi muda Jayawijaya untuk memperoleh pendidikan yang baik sehingga mereka dapat menggapai masa depan yang cerah,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di Jayawijaya pihaknya telah mengontrak 90 tenaga guru dari Yayasan Indonesia Cerdas tahun 2026.
“Kekurangan tenaga guru karena banyak yang status aparatur sipil negara atau ASN tapi tidak melaksanakan tugas, maka kami menambah guru-guru kontrak dari Indonesia Cerdas untuk membantu memenuhi pelayanan pendidikan mulai SD hingga SMP,” katanya.
Dia menambahkan kerja sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas telah dilakukan sejak tahun lalu dan dilanjutkan pada tahun ini dalam memenuhi kebutuhan tenaga guru khusus untuk SD dan SMP.
“Sebelumnya Yayasan Indonesia Cerdas mengirimkan 50 tenaga guru, kemudian tahun ini kami menambah 50 lagi, tetapi yang bisa disediakan saat ini hanya 40 orang maka itulah yang di kontrak. Nanti 10 orang guru dari Indonesia Cerdas akan menyusul lagi,” ujarnya.
Dia berharap dengan adanya penambahan tenaga guru dari Yayasan Indonesia Cerdas maka pelayanan pendidikan khususnya di SD dan SMP dapat lebih optimal di Jayawijaya.
“Kurang lebih 90 guru Indonesia Cerdas akan mengajar di 137 SD dan SMP di wilayah Jayawijaya dalam rangka meningkatkan pelayanan pendidikan di daerah ini,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
