Logo Header Antaranews Papua

Disperindagkop UKM Jayapura libatkan 105 pelaku usaha di Festival IKM

Senin, 24 Agustus 2026 05:33 WIB
Image Print
Festival IKM yang dilaksanakan Dinas Perindagkop Kota Jayapura di kawasan Terminal Entrop (ANTARA/Ardiles Leloltery)

Jayapura (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop & UKM) Kota Jayapura, Papua, melibatkan sebanyak 105 pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) binaan dalam Festival IKM yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2026.

"105 pelaku IKM ini merupakan binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura. Selain itu, kami juga menyiapkan 11 stan untuk pelaku usaha umum termasuk untuk pelayanan publik," kata Kepala Bidang Industri pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura Achmad Saichul di Jayapura, Minggu.

Menurut Achmad, ajang tersebut menjadi upaya dari pemerintah daerah setempat untuk memberikan ruang promosi, pemasaran, dan pengembangan pasar bagi produk-produk IKM, UMKM, koperasi, dan industri kreatif Kota Jayapura.

"Kami memang fokus memberikan pembinaan berkelanjutan kepada pelaku IKM termasuk dengan strategi pemasaran digital," ujar dia.

Dia menjelaskan peserta yang ikut dalam ajang tersebut berasal dari berbagai sektor usaha kecil seperti kerajinan tangan, busana tradisional, dan juga produk rumah tangga.

"IKM akan terus hadir pada setiap kegiatan pemerintah daerah karena mereka adalah motor kehidupan ekonomi masyarakat. Untuk itulah kami akan terus mendorong pelaku UKM untuk naik kelas melalui akses permodalan, fasilitas, dan pasar bagi pelaku usaha lokal," katanya.

Dia menambahkan pihaknya melihat bahwa produk IKM dan UMKM Kota Jayapura memiliki potensi pasar yang sangat besar apabila terus diberikan ruang promosi, pendampingan, inovasi dan akses pasar.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin diperluas, sehingga produk IKM Kota Jayapura tidak hanya dikenal di Kota Jayapura, tetapi dapat menembus pasar Papua, nasional bahkan pasar internasional," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026