
Bulog Papua optimistis 845.425 penerima bantuan terlayani 100 persen

Jayapura (ANTARA) - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat optimistis 845.425 penerima bantuan pangan beras dengan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 dapat mencapai 100 persen sesuai target pemerintah.
Pimpinan Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Senin mengatakan penyaluran bantuan pangan menjadi perhatian karena kondisi geografis Tanah Papua yang beragam, terutama wilayah pegunungan dengan akses transportasi yang terbatas.
“Target kami sampai akhir September 2026 dapat tersalurkan 100 persen kepada penerima manfaat di Tanah Papua,” katanya.
Menurut Ahmad, penerima bantuan pangan mencapai 845.425 orang yang tersebar di 40 kabupaten dan dua kota. Sehingga total beras yang disiapkan untuk penyaluran selama tiga bulan tersebut mencapai 25.362 ton.
"Kami terus mempercepat distribusi dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait di setiap wilayah sasaran," ujarnya.
Dia menjelaskan berdasarkan pengalaman penyaluran bantuan pangan pada alokasi Februari dan Maret 2026 menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan distribusi pada periode Juli hingga September.
"Di mana pengalaman penyaluran bantuan pangan pada alokasi Februari dan Maret 2026 terdapat kendala kondisi geografis. Oleh sebab itu, hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan distribusi pada periode Juli hingga September," katanya lagi.
Di menambahkan meski begitu Bulog telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar sisa alokasi bantuan pangan yang belum tersalurkan dapat dilanjutkan. Namun, kebijakan mengenai perpanjangan waktu penyaluran merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional.
“Kalau ada hambatan yang berpotensi mengganggu target penyaluran, kami akan mengajukan permohonan perpanjangan waktu kepada pemerintah pusat,” ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
