
Prajurit Satgas Yonif 511/DY bersihkan lapangan Trikora Mamberamo Raya

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY bergotong royong bersama warga membersihkan lapangan Trikora di Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.
Danpos Dabra Satgas Pamtas Yonif 511/DY Lettu Inf Catur Joko Santoso dalam keterangan tertulis di Wamena, Rabu mengatakan pembersihan lapangan Trikora merupakan kegiatan karya bakti yang dilakukan TNI bersama warga di Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.
“Kami menggelar kegiatan karya bakti dengan membersihkan lapangan Trikora di Distrik Dabra supaya dapat dipergunakan warga dalam berbagai kegiatan olahraga maupun sosial,” katanya.
Menurut dia, kegiatan ini juga dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi dengan warga di daerah binaan.
“Kami dari prajurit Pos Dabra Satgas Pamtas menggelar kegiatan karya bhakti membersihkan lapangan Trikora di Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya,” ujarnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini melibatkan prajurit TNI dari Pos Dabra bersama tokoh masyarakat, pemuda dan warga sekitar Distrik Dabra.
“Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan rumput liar, pemungutan sampah plastik, serta perapihan area sekitar lapangan agar dapat digunakan secara optimal oleh warga untuk kegiatan olahraga maupun acara kemasyarakatan,” katanya.
Dia menambahkan lapangan Trikora merupakan salah satu sarana umum yang sering digunakan warga khususnya generasi muda untuk berolahraga.
“Melalui karya bakti ini, kami ingin menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus memelihara semangat gotong royong antara TNI dan warga," ujarnya.
Sementara itu Kepala Distrik Dabra Amandus A Swabra menyambut positif dan mengapresiasi keikutsertaan prajurit Pos Dabra dalam kegiatan pembersihan lapangan Trikora.
“Kehadiran TNI tidak hanya memberikan keamanan, tetapi juga membawa dampak positif bagi pembangunan dan kebersamaan warga di Distrik Dabra,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
