Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua minta PMI terus tingkatkan kesiapan hadapi kedaruratan

Rabu, 26 Agustus 2026 14:40 WIB
Image Print
Foto bersama Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait bersama peserta kegiatan Workshop Kemanusiaan di Jayapura, Rabu (26/8/2026). ANTARA/HO- Pemprov Papua

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta Palang Merah Indonesia (PMI) setempat terus meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai situasi kedaruratan, termasuk bencana alam dan konflik sosial, yang dapat terjadi di wilayah setempat.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Rabu, mengatakan kesiapsiagaan PMI penting untuk memastikan pelayanan kemanusiaan diberikan secara cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi kepada masyarakat yang terdampak.

"Papua memiliki tantangan geografis, sosial, dan kondisi kedaruratan yang membutuhkan kesiapan seluruh unsur," katanya saat pembukaan acara Workshop Kemanusiaan di Jayapura, Rabu.

Dia mengatakan pengurus, staf, dan relawan PMI tidak hanya dituntut memiliki keterampilan evakuasi, pertolongan pertama, serta bantuan kemanusiaan, tetapi juga perlu memahami prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.

"Apalagi workshop (lokakarya) sejumlah materi yang diberikan yakni mencakup Safer Access Framework, manajemen posko, rantai komando, asesmen kebutuhan, logistik, komunikasi, pelaporan, hingga simulasi taktis dan penyusunan rencana kerja tindak lanjut," ujarnya.

Dia menjelaskan materi-materi yang diberikan ini seluruhnya bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan pelayanan kemanusiaan dapat diberikan secara aman, efektif, terkoordinasi, dan berpihak kepada masyarakat terdampak.

"Sehingga kami berharap hasil workshop tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi dapat diwujudkan menjadi kapasitas nyata di lapangan, termasuk pembagian peran yang jelas, kesiapan relawan, penguatan koordinasi antar komponen PMI, serta penyusunan rencana kontingensi dan operasi tanggap darurat,"katanya.

Dia menambahkan penanganan situasi kedaruratan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, TNI dan Polri, PMI, dunia usaha, akademisi, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

"Kami mengajak seluruh peserta mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh, berbagi pengalaman, membangun komunikasi, serta menjadikan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan pertolongan dan menyelamatkan sesama," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026