
Pemprov Papua Selatan harap masyarakat adat terlibat aktif kelola hutan

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menilai pentingnya keterlibatan aktif masyarakat adat setempat dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam berdasarkan kearifan lokal.
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimau dalam siaran pers diterima di Jayapura, Kamis, mengatakan keberadaan masyarakat adat bukan sekadar bagian dari entitas demografis melainkan sebagai pilar utama yang bersinggungan langsung dengan kawasan hutan.
"Dengan demikian dalam setiap perumusan kebijakan harus menempatkan hak-hak masyarakat adat sebagai tolak ukur utama," katanya.
Menurut dia, tanpa adanya keterlibatan masyarakat, program pelestarian alam berisiko kehilangan daya dan efektivitas di tingkat praktis.
"Dengan demikian perlu adanya kolaborasi dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim," ujarnya.
Pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah ini untuk terus memperkuat koordinasi dan membangun kerja sama yang lebih kuat dengan masyarakat adat dalam pengelolaan hutan di daerah ini.
"Kami mengharapkan sinergi yang selama ini telah terbangun merupakan fondasi penting untuk terus diperkuat di masa mendatang," katanya.
Dia menambahkan pengelolaan hutan dan perubahan iklim harus berjalan beriringan dengan peningkatan masyarakat adat.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
