Logo Header Antaranews Papua

Bulog sebut persediaan beras di Tanah Papua capai 38.811 ton

Jumat, 28 Agustus 2026 07:58 WIB
Image Print
Kepala Kanwil Perum Bulog Papua Ahmad Mustari. ANTARA/Evarukdijati

Jayapura, Papua (ANTARA) - Kepala Kanwil Perum Bulog Papua Ahmad Mustari mengatakan saat ini persediaan beras yang dimiliki mencapai 38.811 ton.

Jumlah tersebut sudah termasuk dengan beras yang masih dalam proses pengiriman baik dari Surabaya maupun Makassar.

"Beras yang dimiliki Bulog Papua berasal dari Surabaya dan Makassar," kata Kakanwil Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari kepada ANTARA di Jayapura, Papua, Kamis.

Dikatakan, untuk beras yang ada di dalam gudang di 10 cabang Bulog di Tanah Papua tercatat 18.611 ton sisanya 20.200 ton masih dalam proses perjalanan dan bongkar di pelabuhan.

Untuk beras yang ada di dalam gudang milik Bulog di Tanah Papua saat ini tercatat di Jayapura sebanyak 2.608 ton, Biak 1.987 ton, Serui 1.175 ton, Wamena 1.633 ton, Nabire 2.807 ton, dan Timika 1.237 ton.

Kemudian, Merauke 1.372 ton, Manokwari 1.853 ton, Fak fak 876 ton, Sorong 2.451 ton, dan Teminabuan 609 ton.

Beras-beras tersebut nantinya disalurkan antara lain untuk SPHP, bantuan pangan, dan bencana alam bila dibutuhkan, kata Mustari.

Menurutnya, persediaan tersebut harus dikelola dengan baik, karena Bulog juga harus terus menyalurkan beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga.

"Beras-beras tersebut saat ini ditampung di gudang-gudang Bulog yang tersebar di enam provinsi di Tanah Papua yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat dan Papua Barat Daya," kata Mustari.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026