
Kejati Papua tangani pengamanan 18 proyek strategis selama 2026

Jayapura (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua melalui bidang Intelijen setempat menangani pengamanan sebanyak 18 kegiatan pembangunan strategis nasional dan daerah sepanjang 2026 dengan total nilai anggaran mencapai sekitar Rp9,06 triliun.
Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Papua Yedivia Rum di Jayapura, Rabu, mengatakan pengamanan pembangunan strategis menjadi salah satu kegiatan yang menonjol dalam pelaksanaan tugas bidang Intelijen Kejati Papua.
"Untuk kinerja bidang dan kegiatan yang paling menonjol adalah tugas pengamanan pembangunan strategis nasional yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Papua," ujarnya.
Dia menyebut 18 kegiatan tersebut tersebar di sejumlah wilayah kerja Kejati Papua, meliputi Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan.
Menurut Yedivia, pengamanan dilakukan terhadap pembangunan strategis yang memiliki nilai anggaran besar serta dinilai penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Dan salah satu kegiatan yang mendapatkan pengamanan Kejati Papua berada di Provinsi Papua Tengah, yakni pembangunan Kantor DPR dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP)," katanya lagi.
Selain itu juga, kata dia, pihaknya menangani pengamanan sejumlah pembangunan strategis daerah lainnya, termasuk pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah.
"Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan kontrak, baik dari sisi waktu maupun penggunaan anggaran negara. Kami terus mengawal agar pembangunan ini bisa berjalan tepat waktu," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
