
Pemkab Jayawijaya perkuat pendataan penduduk tahun 2026

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat memperkuat pendataan penduduk di wilayah ini pada tahun 2026 guna memastikan data kependudukan terbaru.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya Yohanes P Lani di Wamena, Kamis, mengatakan pendataan penduduk terus dilakukan untuk mengetahui jumlah penduduk di Kabupaten Jayawijaya.
“Hasil pendataan penduduk pada semester satu tahun 2026 di Kabupaten Jayawijaya yang dilakukan saat ini sebanyak 281.218 jiwa yang tersebar di 328 kampung dan empat kelurahan,” katanya.
Menurut dia, penambahan penduduk sejak tahun 2021 hingga 2025 terus mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu signifikan hanya sebesar 1,77 persen.
“Jumlah penduduk Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2021 sebanyak 273.265 jiwa bertambah 0,10 persen dari tahun sebelumnya, tahun 2022 jumlahnya 273.646 jiwa bertambah 0,14 persen, tahun 2023 sebanyak 275. 289 jiwa bertambah 0,60 persen, tahun 2024 mencapai 276.288 jiwa bertambah 0,36 persen, dan tahun 2025 jumlah penduduk 278.107 jiwa bertambah 0,66 persen, sehingga total akumulasi penambahan penduduk lima tahun terakhir sebanyak 1,77 persen,” ujarnya.
Dia menjelaskan penyebaran penduduk di Kabupaten Jayawijaya paling banyak tersebar di lima distrik yaitu Wamena, Pelebaga, Hubikiak, Asotipo dan Wesaput.
“Penyebaran penduduk di Kabupaten Jayawijaya paling banyak di lima distrik yakni Wamena 62.241 jiwa, Pelebaga 14.383 jiwa, Hubikiak 14.600 jiwa, Asotipo 10.258 jiwa dan Wesaput 11.076 jiwa,” katanya.
Dia menambahkan penduduk yang terdata hingga saat ini dari tujuh kabupaten di wilayah Papua Pegunungan terdiri dari orang asli Papua dari lima provinsi di Tanah Papua dan penduduk lainnya dari berbagai daerah di Nusantara yang datang dan menetap di wilayah itu.
“Penduduk di Jayawijaya berasal dari berbagai daerah di Tanah Papua maupun saudara-saudara Nusantara yang datang, menetap, dan bekerja di berbagai sektor baik pemerintahan maupun swasta di sini,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
