Logo Header Antaranews Papua

DP2KP Papua Selatan minta nelayan tidak tangkap ikan di perairan PNG

Sabtu, 5 September 2026 05:53 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pertanian,Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Papua Selatan Paino. (ANTARA/HO/Dokumentasi)

Jayapura (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Provinsi Papua Selatan menggandeng instansi terkait lain untuk memberikan sosialisasi kepada pemilik kapal dan nelayan agar saat mencari ikan tidak melakukannya di perairan Papua Nugini (PNG).

Penyuluhan dan sosialisasi sering dilakukan namun masih saja ada laporan terkait kapal nelayan dan anak buah kapal (ABK) ditangkap Otoritas PNG.

"Penyuluhan sudah sering dilakukan termasuk meminta agar kapal-kapal pencari ikan dilengkapi dengan alat navigasi karena dapat membantu mengetahui apakah kapal mereka memasuki wilayah perairan PNG atau tidak," kata Kepala DP2KP Papua Selatan Paino kepada ANTARA, Jumat.

Dihubungi dari Jayapura, Paino mengatakan walaupun sudah dilakukan sosialisasi namun masih saja ada kapal-kapal nelayan yang memiliki kapasitas 30 GT ditangkap Otoritas PNG.

Dari laporan yang diterima jumlah kapal penangkap ikan yang ditangkap di PNG sekitar 10 kapal dan saat ini ada yang sudah masuk dalam proses di pengadilan.

"Kami berharap nakhoda atau kapten kapal tidak melakukan penangkapan ikan di perairan PNG sehingga tidak ada lagi kapal nelayan yang ditangkap otoritas diPNG," kata Paino.

Kabupaten Merauke, Papua Selatan, merupakan satu-satunya wilayah yang perairannya berbatasan dengan PNG.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026