
18 puskesmas di Papua Selatan layani pasien HIV/AIDS

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Papua Selatan saat ini mengoperasikan 18 dari 83 puskesmas untuk melayani warga yang terinfeksi virus HIV/Aids.
Puskesmas yang disiapkan itu tersebar di tiga dari empat kabupaten di Papua Selatan dan terbanyak berada di Kabupaten Merauke yakni sebanyak 14 puskesmas menyusul Mappi dan Asmat masing-masing dua puskesmas.
"Kabupaten Boven Digoel saat ini belum memiliki puskesmas yang melayani pasien dengan HIV/AIDS," kata Kadinkes P2KB Papua Selatan dr.Benedicta Rahangiar, Minggu malam.
Dihubungi dari Jayapura, dr.Benedicta mengatakan, warga yang mengidap HIV/ AIDS dapat mengambil obat ARV yang harus dikonsumsi seumur hidup serta melakukan konsultasi medis.
Dengan adanya puskesmas tersebut maka pengidap HIV/Aids tidak lagi harus ke rumah sakit di kota untuk mengambil obat yang diberikan secara gratis.
Selain melakukan pelayanan pemberian obat ARV, petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas tersebut juga memberikan pendampingan agar mereka konsisten meminum obat tersebut .
Jumlah pengidap HIV/AIDS di Provinsi Papua Selatan saat ini tercatat 2.429 orang dan yang terbanyak berusia 25-49 tahun atau 61 persen, kata dr.Benedicta Rahangiar.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
