
Pemprov Papua Pegunungan salurkan Rp20 miliar bantu pendidikan 1.620 mahasiswa

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat setempat menyalurkan dana Rp20 miliar untuk bantuan pendidikan perguruan tinggi bagi 1.620 mahasiswa pada tahun 2026.
Penyaluran bantuan pendidikan perguruan tinggi tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Papeg John Tabo di sela-sela apel pagi di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan.
John Tabo di Wamena, Senin, mengatakan bantuan pendidikan perguruan tinggi ini menggunakan alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2026 di Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat.
“Bantuan pendidikan Rp20 miliar bagi 1.620 mahasiswa merupakan salah satu visi misi pemerintahan kami dalam membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda Papua Pegunungan melalui sektor pendidikan,” katanya.
Menurut dia, bantuan pendidikan perguruan tinggi diberikan bagi mahasiswa tahap akhir dan yang mengambil studi langka, salah satunya tenaga dokter.
“Bantuan pendidikan ini diberikan kepada mahasiswa asli Papua Pegunungan yang menempuh pendidikan di Papua, dalam negeri, maupun luar negeri,” ujarnya.
Dia menjelaskan bantuan pendidikan telah dilakukan sejak tahun lalu kepada 800 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri.
“Kami juga menggunakan Dana Otsus untuk membiayai pendidikan 800 mahasiswa di perguruan tinggi pada tahun lalu dan 300 telah ditalangi serta menyisakan 500 mahasiswa. Dan anggaran pendidikan itu berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan,” katanya.
Dia menambahkan daerah ini dapat berkembang ketika pendidikan generasi muda Orang Asli Papua (OAP) diperhatikan secara optimal.
“Kami sadari meski terjadi efisiensi, tetapi ini masuk dalam bagian dari lex specialis (peraturan bersifat khusus) Dana Otsus bagi OAP, maka tetap menjadi prioritas pertama. Negeri ini akan dibangun oleh manusia-manusia yang memiliki SDM yang andal,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
