Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan nilai pasar tradisional miliki peran ekonomi bagi warga

Minggu, 13 September 2026 08:05 WIB
Image Print
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papeg Darmanto diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan menilai pasar tradisional memiliki peran sangat penting dalan peningkatan ekonomi warga di wilayah setempat.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papeg Darmanto dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu mengatakan pasar tradisional merupakan pilar ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan atau perkampungan baik di Indonesia maupun daerah ini.

“Pasar sebagai fondasi utama ekonomi masyarakat lokal di wilayah Papua Pegunungan, yang memperkuat daya beli masyarakat dan jalur distribusi bahan pokok atau bapok,” katanya.

Menurut dia, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) di delapan kabupaten harus dapat mengindentifikasi pasar tradisional yang tidak aktif selama ini.

“Pasar tradisional harus diaktifkan, maka pasar-pasar yang sudah tidak aktif maka perlu diidentifikasi hambatannya seperti infrastruktur, manajemen yang menghambat produktivitas ekonomi tingkat daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk mendorong pengembangan pasar tradisional maka perlu adanya koordinasi antara pemerintah provinsi maupun kabupaten.

“Koordinasi strategi antara administrasi pembangunan baik OPD teknis provinsi dan kabupaten perlu dilakukan untuk memaksimalkan tujuan program serta lebih mengefisiensi anggaran dalam penanganan pasar tradisional,” katanya.

Dia menambahkan dengan adanya pasar tradisional di setiap daerah Papua Pegunungan maka dapat meningkatkan ekonomi inklusi bagi masyarakat.

“Pasar tradisional dapat mewujudkan ekosistem pasar yang modern, nyaman, berdaya saing dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026