
Pemkab sebut 90 guru Indonesia Cerdas mengajar di 137 SD-SMP Jayawijaya

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyebut 90 tenaga guru Yayasan Indonesia Cerdas mengajar di 137 SD dan SMP daerah setempat guna membantu kekurangan ketersediaan guru di daerah setempat.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan kerja sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas telah berlangsung lama dan kembali dilanjutkan pada tahun 2025 hingga saat ini.
“Tahun 2025 Yayasan Indonesia Cerdas mengirim 50 tenaga guru dan tahun ini ditambah 40 tenaga guru dari Nusantara untuk membantu memenuhi kebutuhan kekurangan guru di 137 SD-SMP Jayawijaya,” katanya.
Menurut dia, guru-guru dari Yayasan Indonesia Cerdas memiliki karakter yang luar biasa karena dapat bertahan di tempat tugas dan menyatu dengan warga sekitar.
“Guru-guru dari Yayasan Indonesia Cerdas mampu beradaptasi dengan warga sekitar dan mereka mampu berada di tempat tugas dalam jangka waktu lama, sehingga dapat membantu mengajar anak-anak kita,” ujarnya.
Dia menjelaskan kehadiran guru-guru Yayasan Indonesia Cerdas membantu memberikan pendidikan bagi generasi muda Jayawijaya yang berada di daerah pelosok.
“Kami bersyukur dengan adanya tenaga guru kontrak ini, kekurangan guru yang selama ini dialami dapat diatasi sehingga anak-anak kita di daerah pelosok bisa memperoleh pendidikan dengan baik,” katanya.
Dia berharap masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan dapat menjaga dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga lainnya yang mengabdi dan membantu percepatan pembangunan di daerah ini.
“Kami berharap masyarakat 328 kampung dan empat kelurahan dapat menjaga tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga lainnya, yang berada di daerah mereka supaya mereka betah dan membantu percepatan pembangunan di Jayawijaya,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
