Logo Header Antaranews Papua

Pemprov dorong pelaku UMKM Papua Pegunungan terus berinovasi

Senin, 14 September 2026 11:33 WIB
Image Print
Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siep diwawancara wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM di daerah setempat melakukan inovasi guna membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sistem pendataan, Papua Pegunungan memiliki jumlah unit usaha industri skala mikro dan kecil resmi terendah di Indonesia yakni tercatat sekitar 552 unit usaha mikro dan 35 unit kecil dengan total unit usaha UMKM non-pertanian dalam sistem pendataan mencapai 1.859 unit.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Wasuok D Siep dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM di delapan kabupaten untuk membantu pendapatan mereka.

“Dukungan yang bisa dibantu adalah memberikan modal usaha, pendampingan dan membuka ruang penjualan sehingga hasil kerajinan yang dibuat dapat dipamerkan dan dibeli oleh masyarakat,” katanya.

Menurutnya, beberapa waktu lalu pameran festival UMKM yang digelar oleh beberapa OPD seperti Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Koperasi dan UKM sangat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua Pegunungan.

“Kemampuan masyarakat dalam membuat suatu produk dan kerajinan tangan di Papua Pegunungan sangat mumpuni sehingga festival UMKM sangat diperlukan untuk membantu pemasaran hasil-hasil UMKM tersebut,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan adanya pameran festival UMKM yang terjadwal dengan baik maka dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi di Papua Pegunungan.

“Kami meyakini dengan adanya pameran UMKM secara teratur maka pendapatan masyarakat dapat meningkatkan dan inflasi daerah dapat dikendalikan dengan baik,” katanya.

Dia menambahkan produk UMKM di wilayah Papua Pegunungan sangat bervariatif seperti kopi yang diolah menjadi produk minuman, buah merah diolah menjadi minuman, kerajinan tangan noken, koteka, busur, jubi, gantungan kunci.

“Masyarakat membutuhkan membutuhkan perhatian dan dorongan sehingga dapat merangsang pertumbuhan ekonomi mereka,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026