
ANTARA perkuat jurnalisme era digital bagi generasi muda Papua

Jayapura (ANTARA) - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Papua memperkuat jurnalisme profesional di era digital bagi generasi muda di Papua guna meningkatkan pemahaman tentang jurnalistik dalam menghadapi tantangan zaman.
Kepala Biro (Kabiro) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Papua Hendrina Dian Kandipi menyampaikan pengantar materi tentang jurnalisme profesional di era digital antara fakta, etika dan kepercayaan publik yang diselenggarakan oleh Barisan Merah Putih (BMP) dan diikuti oleh 53 peserta.
Hendrina Dian Kandiri di Jayapura, Selasa mengatakan kegiatan pelatihan yang diinisiasi oleh BMP sangat positif dalam rangka meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami proses jurnalistik dan mengolah informasi menjadi berita yang faktual, akurat dan layak dipublikasikan.
"Tentu melalui kegiatan ini peserta yang merupakan generasi muda dan wartawan dapat diarahkan untuk membantu mereka mengetahui kualitas atau nilai berita, penentuan angel, penyusunan judul, lead, pemilihan kutipan serta identifikasi informasi yang masih membutuhkan konfirmasi," katanya.
Menurut Dian, melalui pelatihan ini juga generasi muda dan wartawan memiliki kemampuan mengubah informasi menjadi berita dan itu merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki.
"Proses tersebut tidak sekadar menuangkan informasi ke dalam tulisan, tetapi membutuhkan kemampuan menentukan angle, memilih fakta yang penting, menyusun lead, memilih kutipan, menyusun struktur berita serta memastikan informasi yang digunakan telah terverifikasi," ujarnya.
Dia menjelaskan tujuan utama dari pelatihan ini untuk melatih generasi muda dan wartawan mengidentifikasi nilai berita dari bahan informasi, menentukan angle pemberitaan, membuat judul, lead, Menyusun berita berdasarkan fakta, memilih kutipan narasumber, konfirmasi berita hingga menghasilkan produk pemberitaan yang baik.
"Kami harap generasi muda dan wartawan dapat memilih angel pemberitaan, judul yang relevan, lead yang sesuai dengan judul serta narasumber yang baik sehingga hasil pemberitaan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan tidak terprovokasi terhadap berita hoak yang media sosial," katanya.
Dia menambahkan kegiatan ini juga dapat dijadikan acuan dalam penulisan berita yang akurat, terverifikasi dan beretika melalui platform internet maupun media cetak.
"Tujuan dari kegiatan ini sesuai tema jurnalisme profesional di era digital supaya dapat melawan arus informasi palsu serta mempertahankan fungsi wartawan (pers) sebagai penjaga kebenaran dan pilar demokrasi di tengah gempuran media sosial," ujarnya.
Sementara itu Sekretaris DPD BMP Papua Rando Rudamaga mengatakan pelatihan jurnalisme ini sangat baik dalam meningkatkan pemahaman generasi muda dalam mengelola informasi yang baik dan benar di media sosial.
“Pelatihan ini sangat baik dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan generasi muda dalam mengelola informasi yang baik dan benar sesuai dengan kode etik jurnalistik (KEJ) sehingga dapat mencegah informasi bohong di media sosial,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
