
Tim Wasev tinjau progres karya bakti skala besar di Kabupaten Jayawijaya

Wamena (ANTARA) - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar (Mabes) TNI AD meninjau progres karya bakti skala besar Kodam XVII/Cenderawasih yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Perencanaan dan Administrasi Teritorial (Renminter) Mabes TNI AD Brigjen TNI Jamaluddin dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan karya bakti skala besar.
“Terima kasih kepada seluruh prajurit dan masyarakat yang telah turut berpartisipasi dalam program karya bakti skala besar di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya saat kunjungan didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi dan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang. serta sejumlah pejabat terkait.
Menurut dia, peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana, sasaran serta standar teknis yang telah ditetapkan.
“Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan bahwa Kodim 1702/Jayawijaya akan terus mendukung pelaksanaan karya bakti skala besar di wilayah Kabupaten Jayawijaya sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
“Program karya bakti skala besar mencakup berbagai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk Kabupaten Jayawijaya sasaran fisik meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan pipanisasi, lima unit mandi, cuci, kakus (MCK), satu unit sekolah, 15 titik sumur bor serta empat unit jembatan.
“Tim Wasev peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pembangunan di Kabupaten Jayawijaya di antaranya pembangunan jembatan dan MCK di Distrik Ibele, pembangunan MCK di Kampung Yaloaput, Distrik Wesaput serta pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Minimo, Distrik Maima,” katanya.
Dia menilai dalam pelaksanaan karya bakti skala besar sejumlah kendala yang dihadapi antara lain kondisi keamanan, tingginya biaya material dan transportasi, keterbatasan suku cadang, serta kondisi geografis wilayah yang bebatuan sehingga mempengaruhi proses pengeboran sumur.
“Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut di antaranya menyiapkan pengamanan bagi prajurit, melakukan pengadaan material dari Jayapura, mempercepat pengiriman suku cadang serta melaksanakan pendekatan kepada masyarakat melalui Babinsa,” katanya.
Dia menambahkan sementara sasaran nonfisik meliputi penyediaan alat musik, pelayanan pengobatan bagi masyarakat, pembagian bahan pokok (bapok), donor darah, serta kegiatan Kuali Merah Putih.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
