
Disdik Tolikara akui guru kontrak beri kontribusi besar sektor pendidikan

Wamena (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan mengakui guru kontak memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pembangunan sektor pendidikan di daerah setempat.
Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Disdik Kabupaten Tolikara Wainus Kogoya di Wamena, Minggu, mengatakan jumlah guru SMP di daerah itu 395 orang dengan kurang lebih 200 orang berstatus tenaga guru kontrak.
“Kehadiran guru-guru kontrak sangat membantu proses belajar mengajar atau PBM di Kabupaten Tolikara, khususnya SMP, sehingga aktivitas pembelajaran dapat berjalan secara optimal,” katanya.
Menurut dia, selama evaluasi yang dilakukan sepanjang tahun lalu maupun tahun ini, guru-guru berstatus kontrak betah berapa di tempat kerja dibandingkan dengan guru-guru berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Kami bersyukur memiliki tenaga guru kontrak khususnya di SMP karena mereka jarang meninggalkan tempat tugas, berbeda dengan guru-guru ASN, mereka terkadang tidak berada di tempat tugas dalam waktu tertentu,” ujarnya.
Dia menjelaskan pembiayaan untuk guru-guru kontrak menggunakan alokasi dana otonomi khusus (Otsus) setiap tahun.
“Kalau tidak salah tahun ini anggaran untuk membiayai guru kontrak khusus di bidang kami SMP kurang lebih Rp1 miliar,” katanya.
Dia menambahkan jumlah SMP di Kabupaten Tolikara kurang lebih 27 unit, tersebar di 46 distrik, baik di wilayah perkotaan maupun perkampungan atau pedesaan.
“Pelayanan pendidikan khususnya di tingkat SMP sejauh ini berjalan baik karena pengawasan yang dilakukan oleh kami Bidang SMP Disdik Tolikara berjalan sesuai apa yang diharapkan,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
