Logo Header Antaranews Papua

Dinas Pariwisata Kota Jayapura perkuat kelembagaan pengelolaan wisata

Rabu, 30 September 2026 15:06 WIB
Image Print
Pengunjung di salah satu di Kota Jayapura. ANTARA/Ardiles Leloltery

Jayapura (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua, terus berupaya memperkuat kelembagaan pengelola wisata di setiap kampung dengan memberikan pelatihan tata kelola wisata berbasis masyarakat lokal.

Kegiatan pelatihan tersebut melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola kampung wisata, pelaku UMKM lokal, serta masyarakat kampung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury, di Jayapura, Rabu, mengatakan pelatihan tata kelola pariwisata tersebut menjadi upaya pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami menargetkan terbentuknya pengelola wisata yang profesional, meningkatkan jumlah wisatawan, dan terciptanya destinasi wisata unggulan di Kota Jayapura," katanya.

Menurut Richard, peningkatan kualitas SDM pengelola wisata diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata mampu menarik lebih banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Dengan demikian dapat menciptakan destinasi wisata yang bersih, aman, menarik, dan berkelanjutan, sehingga pengunjung juga merasa nyaman," ujarnya.

Dia menjelaskan, selain itu melalui pelatihan tersebut diharapkan para pengelola wisata di daerah ini dapat mengembangkan sektor ekonomi kreatif, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis budaya lokal, sehingga menjadi pilar baru pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat lokal.

"Pelatihan tata kelola pariwisata ini juga menjadi langkah strategis untuk menggeser paradigma pengelolaan wisata dari tradisional menuju pendekatan modern yang berkelanjutan," katanya lagi.

Pihaknya berharap ke depan pengelola wisata mampu mengelola destinasi wisata secara mandiri, profesional, dan memberikan dampak langsung kepada warga setempat.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026