Logo Header Antaranews Papua

DKP Papua terus lakukan pembinaan khusus bagi UMKM perikanan OAP

Rabu, 30 September 2026 21:19 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua Iman Djuniawal saat memperkenalkan produk ikan olahan kepada Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen pada beberapa waktu lalu (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada sektor perikanan yang dikelola Orang Asli Papua (OAP) melalui pembinaan, penguatan legalitas usaha, serta perluasan akses pasar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua Iman Djuniawal di Jayapura, Rabu, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan kepada para pengelola dan pemasar hasil perikanan OAP sebagai bagian dari peningkatan daya saing serta nilai tambah produk perikanan lokal.

"Pembinaan peningkatan pengelolaan ini memang sudah seharusnya dilakukan agar masyarakat khususnya di wilayah pesisir dapat mengetahui potensi-potensi usaha," katanya.

Menurut Iman, untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM perikanan OAP, diperlukan penguatan kapasitas dalam pengelolaan usaha, terutama terkait legalitas, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan akses permodalan.

"Jadi bukan hanya bagaimana menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut dapat memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya juga mendorong para pelaku usaha agar memahami pentingnya legalitas usaha sebagai salah satu persyaratan untuk memperluas jaringan pemasaran dan memperoleh akses pembiayaan.

"Oleh sebab itu pembinaan ini penting dilakukan agar terciptanya produk-produk perikanan yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing, baik di pasar lokal maupun di luar Papua dengan begitu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha OAP," katanya lagi.

Dia menambahkan untuk itu pengembangan usaha tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup aspek pengolahan, pengemasan, pemasaran, dan pemenuhan legalitas usaha.

"Kami berharap melalui pembinaan-pembinaan yang telah dilakukan ini masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola usahanya, sehingga potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang ada dapat memberikan manfaat ekonomi secara optimal," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026