Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan pastikan seleksi jabatan pimpinan tinggi secara terbuka

Kamis, 1 Oktober 2026 14:42 WIB
Image Print
Sekda Papua Pegunungan Elai Giban di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan terkait tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama.ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Pegunungan.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) memastikan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan setempat, dilakukan secara terbuka untuk mengisi kepala organisasi perangkat daerah atau OPD definitif.

Dari 35 kepala OPD di Lingkungan Pemprov Papua Pegunungan, 11 di antaranya telah dijabat oleh pimpinan definitif sementara sisanya dijabat oleh pelaksana tugas atau Plt.

Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Elai Giban mengatakan di Wamena, Kamis, tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup pemerintahan setempat dilakukan secara terbuka dan transparan.

“Kami memastikan tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan secara terbuka dan transparan dan dapat diikuti oleh seluruh ASN yang telah memenuhi kriteria,” katanya.

Menurut sekda, panitia seleksi atau pansel telah menyelesaikan verifikasi berkas pada tahap pertama dan kedua.

“Proses tahapan seleksi masih menghadapi kendala pada sejumlah OPD karena jumlah pelamar belum memenuhi ketentuan dan masih terdapat berkas persyaratan yang perlu dilengkapi,” ujarnya.

Elai Giban menjelaskan masa pendaftaran dalam seleksi tersebut telah mengalami perpanjangan sebanyak dua kali sehingga diharapkan seluruh kekurangan administrasi dapat segera diselesaikan sehingga proses seleksi dapat masuk ke tahapan berikutnya.

“Kita berharap dalam waktu yang singkat ini berkas-berkas yang masih kurang, baik dari pimpinan OPD yang memegang jabatan pelaksana tugas maupun pelamar, dapat dilengkapi seluruhnya,” katanya.

Dia menegaskan, pengisian jabatan definitif melalui mekanisme seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan berdasarkan seleksi terbuka bukan melalui penunjukan langsung.

“Ini bukan penunjukan langsung atau kebijakan tetapi aturan seleksi terbuka. Siapa saja yang memenuhi persyaratan silakan mendaftar dan mengikuti proses seleksi sampai selesai serta siapa yang mendapatkan hasil terbaik itu yang akan dilantik oleh pak gubernur,” ujar Elai Giban.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026