Logo Header Antaranews Papua

BPS sebut NTP Papua capai 101,99 pada Agustus 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 12:22 WIB
Image Print
Gubernur Papua saat melakukan panen padi di sawah menggunakan mesin combine harvester bertempat Kota Jayapura, Papua, Kamis, (1/10) (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Papua pada Agustus 2026 mencapai 101,99 atau meningkat 0,87 persen dibandingkan Juli 2026 yang sebesar 101,11.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Papua Akhmad Jaelani di Jayapura, Kamis, mengatakan peningkatan NTP tersebut dipengaruhi kenaikan indeks harga yang diterima petani (It) dan penurunan indeks harga yang dibayar petani (Ib).

“Pada Agustus 2026, NTP Papua mengalami peningkatan sebesar 0,87 persen dengan indeks sebesar 101,99,” katanya.

Menurut Akhmad, di mana It meningkat 0,20 persen dari 122,12 menjadi 122,37. Kenaikan tersebut terjadi pada empat subsektor, yakni tanaman pangan sebesar 0,21 persen, hortikultura 0,79 persen, tanaman perkebunan rakyat 0,44 persen, dan peternakan 0,21 persen.

"Sementara itu pada It subsektor perikanan menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan, yakni sebesar 0,75 persen," ujarnya.

Dia menjelaskan di sisi lain, Ib turun 0,66 persen dari 120,79 menjadi 119,99. Penurunan tersebut terjadi di seluruh subsektor dan terutama dipengaruhi turunnya Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,80 persen.

"Penurunan IKRT terutama berasal dari kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang turun sebesar 1,30 persen. Di mana menurut subsektor NTP tanaman perkebunan rakyat meningkat 1,58 persen menjadi 101,40, hortikultura naik 1,35 persen menjadi 97,35, peternakan naik 0,74 persen menjadi 104,66, dan tanaman pangan naik 0,62 persen menjadi 99,89," katanya lagi.

Dia menambahkan namun pada NTP subsektor perikanan turun 0,27 persen menjadi 108,25. Penurunan tersebut terdiri atas Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang turun 0,22 persen dan Nilai Tukar Pembudidaya ikan (NTPi) turun 1,02 persen.

"Selain NTP, kami juga mencatat Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Papua pada Agustus 2026 naik 0,10 persen menjadi 104,88 dari 104,77 pada Juli 2026. Dan secara nasional, NTP Agustus 2026 tercatat 129,19 atau meningkat 1,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari 38 provinsi, sebanyak 33 provinsi mengalami kenaikan NTP dan lima provinsi mengalami penurunan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026