Logo Header Antaranews Papua

BPS sebut Australia jadi tujuan terbesar ekspor Papua Juli 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 12:23 WIB
Image Print
Pelabuhan Jayapura,Kota Jayapura, Papua merupakan salah satu jalur ekspor ke Australia (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat Australia menjadi negara tujuan terbesar ekspor Papua pada Juli 2026 dengan nilai mencapai 2.610,88 ribu dolar AS atau 68,39 persen dari total ekspor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Papua Akhmad Jaelani di Jayapura, Kamis mengatakan kemudian diikuti Papua Nugini sebesar 458,23 ribu dolar AS atau 12,00 persen, dan Selandia Baru senilai 392,71 ribu dolar AS atau 10,29 persen.

"Berdasarkan data yang kami himpun total ekspor Papua pada Juli 2026 mencapai 3.817,42 ribu dolar AS," katanya.

Menurut Akhmad, dan secara keseluruhan nilai ekspor Papua pada Juli 2026 mengalami penurunan 45,80 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 7.042,63 ribu dolar AS.

"Ekspor Papua pada Juli 2026 didominasi komoditas nonmigas sebesar 99,87 persen atau senilai 3.812,51 ribu dolar AS, sedangkan ekspor migas hanya sebesar 0,13 persen atau 4,91 ribu dolar AS," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk komoditas nonmigas, golongan kayu dan barang dari kayu (HS44) masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai 3.359,13 ribu dolar AS.

"Lalu dari sisi pelabuhan muat, ekspor yang dimuat langsung melalui pelabuhan di wilayah Papua tercatat 458,23 ribu dolar AS atau 12,00 persen melalui Pelabuhan Jayapura," katanya.

Dia menambahkan sementara itu, sebagian besar ekspor Papua dimuat melalui pelabuhan di luar Papua, yakni Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dengan nilai 3.359,13 ribu dolar AS atau 87,99 persen.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026