Logo Header Antaranews Papua

Prajurit Yonif TP 810 bagi makan bergizi ke warga Doyo Lama

Jumat, 2 Oktober 2026 14:24 WIB
Image Print
Prajurit Satgas Yonif TP 810/BEM membagikan makanan kotak (bergizi) bagi warga sekitar Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (2/10) 2026. ANTARA/HO-Satgas Yonif TP 810/BEM.

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Yonif TP 810/BEM membagikan makan bergizi kepada warga Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua dalam program “Jumat Ruang Berkah”.

Komandan Yonif TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar dalam keterangannya di Wamena, Jumat mengatakan untuk memperkuat komunikasi dengan warga di daerah binaan pihaknya menggelar aksi sosial bertajuk "Jumat ruang berkah" dengan membagikan nasi kotak bagi warga di sekitar Kampung Doyo Lama.

“Bukan sekadar rutinitas pembagian makanan biasa, momen ini menjelma menjadi potret kedekatan yang begitu emosional antara TNI dan warga. Melalui kegiatan pembagian makanan kotak ini kami berharap kedekatan dan emosional antara TNI dan warga terus terjaga dengan baik,” katanya.

Menurut dia, misi kemanusiaan penuh kehangatan aksi ini lahir dari inisiatif murni para prajurit untuk berbagi kebahagiaan pada hari Jumat yang penuh berkah.

“Dengan berjalan kaki menyusuri jalanan kampung, mereka mengetuk pintu-pintu rumah warga, menghampiri para ibu yang sedang mengasuh anak hingga menyapa para tetua adat untuk sekadar membagikan makanan sekaligus memperkuat komunikasi sosial di daerah binaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan tidak sedikit warga yang awalnya tampak sungkan, seketika tersenyum lebar ketika menerima uluran tangan dari para prajurit.

“Bagi masyarakat, kehadiran Yonif TP 810/BEM di tengah-tengah mereka bukan hanya sekadar simbol keamanan, melainkan kehadiran keluarga sendiri yang selalu siap mengulurkan pertolongan dalam situasi apapun,” katanya.

Dia menambahkan kegiatan ini adalah wujud nyata dari pengabdian tanpa batas TNI kepada rakyat di seluruh Indonesia termasuk di Tanah Papua.

"Bagi kami, senapan dan latihan keras adalah alat untuk menjaga kedamaian, namun ketulusan dan kepedulian adalah jembatan yang menyatukan hati kami dengan masyarakat. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan sejati bangsa ini," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026