Oposisi Inggris berusaha ubah peraturan untuk paksa PM tunda Brexit

id Oposisi Inggris,Brexit,Boris Johnson

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertemu dengan Presiden Dewan Eropa Donald Tusk untuk pertemuan bilateral selama KTT G7 di Biarritz, Prancis, Minggu (25/8/2019). ANTARA/REUTERS/Christian Hartmann/TM

London (ANTARA) - Partai oposisi Inggris akan berusaha mengesahkan peraturan guna memaksa Perdana Menteri Boris Johnson mengupayakan penundaan kepergian Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dan mencegah Brexit terwujud pada akhir Oktober tanpa kesepakatan, kata seorang anggota Parlemen.

Caroline Lucas, seorang anggota Parlemen dari Partai Hijau, mengatakan semua partai oposisi yang bertemu pada Selasa guna membahas berbagai taktik menyepakati perubahan peraturan adalah cara terbaik untuk menantang pemerintah, demikian laporan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam.

Mereka sepakat "bahwa cara legislatif ke depan ialah cara yang paling aman guna berusaha memperpanjang Artikel 50, untuk terbebas dari tenggat 31 Oktober --yang perdana menteri tangani bahkan secara lebih sembrono ", kata wanita anggota Parlemen itu kepada BBC.

Sumber: Reuters

Baca juga: Macron: Tak ada waktu untuk rundingkan kesepakatan baru Brexit

Baca juga: AS akan dukung Inggris pascaBrexit dengan kesepakatan perdagangan

 

Ucapan Selamat HUT RI ke-74 dari Dubes Inggris


Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar