Kemarin, tawuran ganggu layanan kereta hingga MRT dapat subsidi

id Berita kemarin, jakarta kemarin, MRT, KCI, kepulauan Seribu

Arsip. Masyarakat di Pulau Pramuka yang memanfaatkan kapal tradisional sebagai transportasi antarpulau. (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)

Jakarta (ANTARA) - Berbagai ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Rabu (4/9), mulai dari Kepulauan Seribu akan jadi wajah depan DKI Jakarta hingga PT KCI memohon maaf akibat layanan kereta yang terganggu oleh tawuran di rel kereta hingga PT MRT dapatkan subsidi dari APBD .

Berikut rangkuman berita metropolitan yang disajikan oleh LKBN Antara.

1. Layanan commuter sempat terhenti akibat tawuran, PT KCI memohon maaf

Perseroan Terbatas Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna kereta commuter line karena perjalanannya akan terhambat menuju Stasiun Manggarai akibat terjadi tawuran di perlintasan rel.

Berita selengkapnya dapat dibaca di sini

2. Kepulauan Seribu akan jadi wajah depan DKI Jakarta

Bupati Administrasi Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan pembangunan di Kepulauan Seribu terus menggeliat baik dari sisi infrastruktur maupun transportasinya, upaya ini dilakukan untuk menjadikan wilayah administrasi tersebut sebagai wajah depan Provinsi DKI Jakarta.

"Pulau Seribu akan mejadi wajah depan DKI Jakarta," kata Husein dalam acara Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 Tahun 2019 di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. Polisi dalami unsur pidana anjing tewaskan ART

Kepolisian Sektor Cipayung, Jakarta Timur masih mendalami kemungkinan unsur pidana dalam peristiwa tewasnya seorang asisten rumah tangga (ART) akibat diterkam anjing ras kelas pekerja-penjaga peliharaan majikan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. MRT dapat subsidi Rp672 miliar untuk operasional

Perseroan Terbatas Mass Rapid Transit (PT MRT) Jakarta mendapatkan dana subsidi atau public service obligation sebesar Rp672 miliar dari APBD pada tahun 2019 untuk biaya operasional mereka.

Menurut Sekretaris PT MRT Muhammad Kamaludin dana tersebut nantinya digunakan untuk menjalankan kereta, sarana, dan sistem pendukung sarana, termasuk SDM yang menjalankan MRT.

Berita selengkapnya dapat dibaca dalam tautan ini
 

Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar