Grab gandeng Microsoft untuk pelatihan dan literasi digital

id Grab, microsoft, grab for good, start up

Perwakilan dari Grab berfoto bersama perwakilan dari Microsoft dalam pengenalan "Grab For Good" di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019). (ANTARA/Grab Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Aplikasi moda transportasi online, Grab, melakukan kerja sama dengan perusahaan teknologi Microsoft dalam bentuk pelatihan untuk peningkatan keterampilan dan literasi digital bagi para mitra Grab di region Asia Tenggara.

"Grab dan Microsoft ingin menjembatani kesenjangan keterampilan digital dengan menggabungkan kemampuan, kapasitas dan sumber daya kami," kata CEO dan Co-founder Grab Anthony Tan pada pengenalan "Grab For Good" di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa.

"Ini juga bertujuan untuk menciptakan kesempatan ekonomi melalui teknologi dan memastikan bahwa ekonomi digital dapat diakses oleh seluruh masyarakat Asia Tenggara," tambahnya.

Baca juga: GrabFood klaim kuasai 50 persen pasar pesan antar makanan Indonesia

Baca juga: Riset: Grab pimpin pasar transportasi online Indonesia dan Vietnam


Terdapat tiga poin kerja sama dari Grab dan Microsoft dalam hal literasi digital ini. Pertama, membangun keterampilan teknis bagi mahasiswa di perguruan tinggi di berbagai negara Asia Tenggara untuk memastikan kesiapan mereka untuk memasuki angkatan kerja saat ini dan di masa depan.

Di Indonesia, Grab dan Microsoft telah menawarkan program sertifikasi Microsoft di Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Anthony menyebut, dalam kurun waktu enam bulan ke depan, universitas lain di Asia Tenggara juga akan mendapatkan tawaran tersebut.

Poin kedua ialah memberdayakan mitra pengemudi dan keluarganya agar dapat berkembang dalam ekonomi digital melalui pengembangan keterampilan digital.

Pelatihan dan sertifikasi literasi digital Microsoft yang ditawarkan antara lain ilmu komputer dasar, cara menggunakan internet hingga perangkat lunak.

Ketiga, membuka jalur bagi mitra pengemudi untuk mengejar karir di bidang teknologi dengan dukungan dari organisasi nirlaba global bertajuk "Generation: You Employed".

Nantinya, setelah mitra pengemudi lulus dari program tersebut, bisa mendapatkan kesempatan untuk diwawancarai oleh perusahaan rekanan Grab dan Microsoft untuk posisi khusus di bidang teknologi.

Baca juga: Grab catat pendapatan mitra pengemudi capai Rp49 triliun

Baca juga: GrabFood ekspansi jaringan pesan-antar makanan GrabKitchen

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar