BSM Jambi pastikan tidak ada dokumen nasabah yang terbakar

id Bsm jamin data tidak terbakar,bank mandiri syariah,kota jambi,bsm terbakar

Situasi pasca padamnya api yang membakar kantor penyimpanan dokumen milik Bank Syariah Mandiri (BSM) Jambi di kawasan pusat kota Jambi Senin (30/9).(Antara.jambi/Nanang Mairiadi).

Jambi (ANTARA) - Pasca musibah kebakaran yang terjadi di kantor penyimpanan berkas milik Bank Mandiri Syariah (BSM) Jambi yang terjadi, Senin, pihak bank menyatakan tidak ada dokumen berharga nasabah yang ikut terbakar dan dipastikan seluruh dokumen itu aman.

Manager Area BSM Jambi, Ari Yusnairy Muslim kepada wartawan, di Jambi, usai kejadian kebakaran itu menyatakan dan memastikan semua dokumen berharga milik nasabah BSM Jambi yang tersimpan di gedung itu tidak ada yang terbakar dan semuanya aman dan jangan khawatir karena pihaknya menjamin tidak akan hilang.

"Semua dokumen dan surat berharga di gudang itu telah kita amankan ke tempat penyimpanan khusus yang baru dan tahan api, jadi semua dokumen nasabah dapat dipastikan tidak ada yang terbakar," jelasnya.

Baca juga: Damkar: Kerugian kebakaran Rumah Tombo Ati Rp300 juta
Baca juga: Penanganan karhutla berlanjut, KLHK segel 62 lahan perusahaan terbakar


Dia juga mengatakan kepada awak media bahwa dokumen yang berserakan di luar gedung kantor penyimpanan BSM itu bukan dokumen berharga hanya dokumen biasa yang tidak penting sehingga tidak perlu dikhawatirkan oleh para nasabah.

"Pada saat kejadian kebakaran gedung milik BSM Jambi itu, semua dokumen berharga telah disimpan pada tempat bernama 'strongroom', jadi jangan khawatir kami memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menyimpan dokumen berharga tersebut," tambahnya.

Diketahui kejadian kebakaran kantor tempat penyimpanan dokumen BSM Jambi tersebut terjadi sekitar pukul 10:15 WIB di Jalan Dr Sutomo, Kecamatan Pasar Kota Jambi atau bersebelahan dengan kantor Camat Pasar, Kota Jambi yang berada dikawasan pusat kota.

Dalam proses pemadaman pihak Damkar Kota Jambi menurunkan enam mobil armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api dan kemudian bisa dikuasai dan dipadamkan sekitar satu jam lebih.

Pihak BSM Jambi sendiri sementara ini menduga sumber api berasal dari konsleting listrik di lantai tiga gedung tempat penyimpanan dokumen tersebut dan kasus ini kini diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikannya dan untuk kerugian sendiri pihak bank belum bisa menghitung tetapi yang jelas kerugian dari fisik gedung yang terbakar tetapi untuk yang lain itu tidak ada.

Dengan kejadian ini pihak BSM Jambi memastikan karyawan besok tetap bekerja seperti biasa untuk dokumen dan operasional kantor yang terbakar akan dialihkan sementara waktu ke tempat lain yang sudah disiapkan BSM Jambi.

Baca juga: Titik panas di Sumatera Selatan tetap muncul meski sudah hujan
Baca juga: Pria tewas di kamar mandi dalam kebakaran rumah di Cengkareng

Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar