Tim SAR Indragiri Hilir temukan korban tenggelam tak bernyawa

id tenggelam, warga inhil tenggelam

Korban tenggelam saat berada di rumah duka, Minggu (20/10/2019). ANTARA/HO-Basarnas

Pekanbaru (ANTARA) - Setelah dua hari hilang tenggelam di Dermaga Sanglar, Kabupaten Indragiri Hilir, Winanda (20 tahun) ditemukan oleh Tim Penyelamat Pos SAR Tembilahan, Pukul 04.00 WIB, Minggu dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban berhasil kami temukan tidak jauh dari tempat ia tenggelam, yaitu sekitar 500 meter ke arah hulu Dermaga Sanglar," kata Koordinator Tim Rescuer Pos SAR Tembilahan, Rio Putra yang dihubungi dari Pekanbaru.

Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan dibantu sejumlah warga setempat.

Usai ditemukan, korban Winanda segera diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Baca juga: Basarnas cari perempuan Indragiri Hilir hilang tenggelam di sungai
Baca juga: Korban tenggelam di Sungai Brantas Blitar ditemukan meninggal dunia


Sebelumnya pada hari Sabtu (19/10) Winanda menaiki getek beserta motornya untuk menyebrang dari Dermaga Sanglar. Namun naas getek tersebut oleng dan akhirnya ia terjatuh hingga tenggelam. Korban yang diduga tidak bisa berenang akhirnya hilang terbawa arus.

Saat itu, aparat desa dan kecamatan dibantu warga melakukan pencarian namun masih nihil. Pada saat itu juga Camat Pulau Kijang Rafi meminta bantuan ke Pos SAR Tembilahan untuk mencari korban.

Dalam kurun tiga bulan terakhir, tiga warga Kabupaten Indragiri Hilir tenggelam dan ditemukan meninggal dunia di sungai. Sungai Indragiri merupakan sungai terbesar di Kabupaten Indragiri Hilir. Sungai tersebut digunakan sebagai jalur transportasi, mencari ikan, dan kegiatan ekonomi lainnya.

Pemerintah setempat berulangkali mengimbau masyarakat untuk melengkapi diri dengan alat keamanan seperti pelampung saat berkegiatan di sungai mengingat sering terjadi insiden korban tenggelam.

Baca juga: SAR temukan korban tenggelam tewas di Bengawan Solo
Baca juga: SAR Timika cari korban tenggelam di Sungai Pomako


 

Pewarta : Vijay Kantaw/F Muhardi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar