Depay terancam absen di Piala Eropa, pelatih timnas Belanda kecewa

id Ronald Koeman,Belanda,Memphis Depay,Donyell Malen,Piala Eropa 2020,Euro 2020

Ronald Koeman. ANTARA/REUTERS/Fabian Bimmer.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Belanda Ronald Koeman kecewa dengan cederanya Memphis Depay dan Donyell Mallen serta berharap pemain lainnya tetap dalam kondisi baik menjelang Piala Eropa 2020.

Depay mengalami robek ligamen anterior di lutut kirinya saat bermain untuk Lyon dalam laga Ligue 1 dan kemungkinan akan absen selama enam bulan, yang berarti ia terancam tidak bisa memperkuat Belanda di Piala Eropa yang digelar dari Juni hingga Juli 2020.

Depay telah menjadi salah satu nama pertama yang dipanggil Koeman sejak mengambil alih posisi pelatih timnas dan ia sukses mencetak enam gol saat Belanda lolos ke putaran final sebagai runner-up di belakang Jerman dalam kualifikasi Grup C.

Malen, yang disiapkan menjadi pengganti Depay, kemungkinan akan absen selama empat bulan setelah pemain berusia 20 tahun itu mengalami cedera lutut saat bermain untuk PSV Eindhoven melawan Feyenoord, lapor media Belanda yang dilansir Sky Sports pada Selasa.

Baca juga: Masih latih Belanda, Koeman tidak nyaman dikaitkan dengan Barcelona

"Sudah diketahui bahwa Memphis sangat tajam selama dua tahun terakhir, tentunya dengan tim nasional Belanda dan merupakan pemain yang sangat penting," kata Koeman.

"Ini pukulan besar baginya dan tentu saja bagi kita."

"Cedera ligamen yang parah berarti harus menjalani rehabilitasi selama berbulan-bulan. Beberapa (pemain) bisa kembali lebih cepat dibandingkan yang lain, tetapi Anda harus merehabilitasi, kembali, berlatih dan bermain di beberapa pertandingan."

"Itu semua membutuhkan waktu dan siap untuk Piala Eropa kemungkinan akan sangat sulit."

Koeman mengatakan bahwa kabar cederanya Depay dan Malen membuktikan sulitnya bagi pelatih tim nasional untuk membuat rencana terlalu jauh ke depan.

Baca juga: Bingung tentukan starter, Ronald Koeman justru senang

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar