Sukses di kejuaraan perdana, Pangdam Jaya Cup bakal naik level

id Pangdam jaya, sofbol, sea games 2019

Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono (topi merah) perpose dengan juara putra Kejuaraan Sofbol Antar Perkumpulan Piala Pangdam Jaya 2019 yaitu Prambors di Lapangan Sofbol/Bisbol Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu (22/12/2019). ANTARA/Bayu Kuncahyo

Jakarta (ANTARA) - Kejuaraan Sofbol Antar-Perkumpulan Piala Pangdam Jaya 2019 di Lapangan Sofbol/Bisbol Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, tuntas dilaksanakan Minggu dan kejuaraan ini direncanakan naik level setelah sukses di kejuaraan perdananya.

"Partisipasi kejuaraan ini luar biasa. Melihat hasil tidak menutup kemungkinan akan terus dilaksanakan dan bisa saja levelnya jadi internasional," kata Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono usai menutup kejuaraan Pangdam Cup 2019.

Pada kejuaraan yang salah satu tujuannya untuk membantu Pengurus Provinsi Perbasasi DKI Jakarta mencari atlet yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 diikuti 11 tim putra dan lima tim putri. Tim yang turun didominasi dari ibukota Jakarta.

Baca juga: Kodam Jaya bantu Perbasasi seleksi atlet PON lewat Pangdam Jaya Cup

Untuk sektor putri, tim Rebels Jakarta menjadi yang terbaik disusul Prambors Jakarta. Sedangkan di sektor putra posisi terbaik diisi Prambors Jakarta setelah pada pertandingan terakhir mengalahkan Garuda Jakarta, 10-3.

Pangdam Jaya mengatakan melihat animo dan hasil kejuaraan pihaknya terharap pembinaan sofbol di Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya terus berjalan seiring dengan banyaknya kejuaraan yang digelar.

"Harapan kami pembinaan terus berlanjut biar atlet punya target. Dengan demikian prestasi akan mengikuti," kata Eko Margiyono menambahkan.

Orang nomor satu di Kodam Jaya itu mengaku terus memantau perkembangan sofbol Indonesia termasuk saat timnas turun di SEA Games 2019 Filipina. Pihaknya mengakui hasilnya belum maksimal. Namun, peluang untuk merebut hasil terbaik tetap terbuka.

Pada kejuaraan dua tahunan itu, tim sofbol putra Indonesia hanya puas dengan medali perunggu, sedangkan timnas putri meraih medali perak setelah di final dikalahkan tuan rumah Filipina.

"Evaluasi harus secepatnya dilakukan biar kita bisa bersaing di level internasional. Kami akan mendukung penuh termasuk memaksimalkan atlet dari kalangan TNI," kata Eko menegaskan.

Eko menjelaskan TNI tidak hanya mendukung pembinaan sofbol saja, namun sudah banyak cabang olahraga mulai dari atletik, sepak bola dan yang saat ini digalak yaitu cabang olahraga panahan.

Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar