Polisi dapat mengonfirmasi bahwa seorang lagi meninggal di rumah sakit Australia tadi malam lantaran luka yang diderita akibat erupsi Whakaari/ White Island,
Wellington (ANTARA) - Jumlah korban meninggal akibat erupsi gunung di Selandia Baru pada Desember lalu bertambah menjadi 18 orang, setelah seorang korban luka meninggal di rumah sakit di Australia, demikian Kepolisian pada Senin, saat dua orang lainnya masih hilang dan diduga tewas.

"Polisi dapat mengonfirmasi bahwa seorang lagi meninggal di rumah sakit Australia tadi malam lantaran luka yang diderita akibat erupsi Whakaari/ White Island," kata wakil komisaris Kepolisian Selandia Baru, John Tims, melalui pernyataan,Senin.

Polisi tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas atau kewarganegaraan korban. Kebanyakan korban yang sebelumnya disebutkan pasca erupsi dahsyat White Island, yang juga dikenal Whakaari, merupakan warga negara Australia atau penduduk tetap.

Sejak peristiwa itu dua orang lainnya masih hilang dan diduga tewas. Selandia Baru mengurangi operasi pencarian dan mengakui bahwa jasad dua orang yang hilang mungkin tak pernah ditemukan.

Baca juga: Satu lagi meninggal, korban tewas erupsi Selandia Baru jadi 17
Baca juga: Polisi Selandia Baru hentikan pencarian dua korban yang hilang


Terdapat 47 orang, mayoritas turis, berada atau di dekat gunung White Island saat terjadi erupsi pada 9 Desember. Para penyintas masih menjalani perawatan akibat luka bakar.di rumah sakit Selandia Baru dan Australia

Menurut Perdana Menteri Jacinda Ardern, penyelidikan resmi terhadap peristiwa erupsi dan respons Selandia Baru akan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk dapat disimpulkan.

Sumber: Reuters
Baca juga: Penyelam Selandia Baru cari korban letusan gunung berapi
Baca juga: Polisi Selandia Baru mulai pencarian 8 jasad korban erupsi Jumat
Baca juga: Polisi Selandia Baru: Keamanan jadi prioritas kami pasca-erupsi

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
Copyright © ANTARA 2020