Bawang putih impor masuk Kabareskrimoptimistis harga berangsur turun

id Bawang putih,Listyo sigit prabowo,Covid 19

Pedagang bawang putih di Pasar Angso Duo Jambi. Haga bawang puth di jambi masih tinggi, tingginya harga bawang putih sudah berlansung selama satu bulan terakhir. ANTARA/Muhamad Hanapi

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Listyo Prabowo, optimistis harga bawang putih di pasaran akan kembali normal pasca masuknya bawang putih impor.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tidak kuatir dan membeli bawang putih secara berlebihan karena Pemerintah, melalui Satgas Pangan terus berusaha menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan barang.

Baca juga: Satgas Pangan terus berupaya stabilkan harga bawang putih dan gula

"Jangan panic buying. Untuk bawang putih akan masuk bulan ini dalam jumlah banyak, jadi tidak perlu panik," kata Komjen Sigit usai sidak ‎di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Rabu.

Saat meninjau gudang PT Food Station Tjipinang Jaya di Komplek Pasar Induk Cipinang, dia melihat stok bawang putih tersedia.

Baca juga: Peneliti: Jadikan harga parameter kebijakan impor pangan

"Di gudang Food Station, stok bawang putih masih ada, dijual Rp35.000 per kilogram. Mungkin nanti di pasar harganya Rp40.000 (per kilogram)," tuturnya.

Harga bawang putih di sejumlah pasar melonjak naik disebabkan tingginya permintaan konsumen, seiring isu merebaknya pandemi virus Covid-19.

Sebelum isu Covid-19 masuk ke Indonesia, harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati berkisar Rp20.000 hingga Rp25.000 per kg.

Baca juga: Asosiasi Hortikultura harapkan kompetisi sehat dalam pemberian RIPH

Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar