Muara Teweh kembali dilanda banjir akibat meluapnya Sungai Barito

id banjir muara teweh,sungai barito

Sejumlah anak-anak bermain di kawasan banjir di Jalan Merak Muara Teweh, Jumat (10/4/2020). ANTARA/Kasriadi

Muara Teweh (ANTARA) - Sejumlah kawasan dataran rendah di Kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali terendam banjir karena meluapnya aliran Sungai Barito akibat hujan dengan curah yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

"Banjir mulai merendam jalan dan diperkirakan besok terus naik, karena kawasan hulu Sungai Barito seperti wilayah Puruk Cahu yang berada Kabupaten Murung Raya juga terendam banjir," kata Rizali warga Muara Teweh, Jumat.

Sejumlah kawasan dataran rendah di Kota Muara Teweh diantaranya di sebagian Jalan Imam Bonjol, Jalan Dahlia, Gang Paraguay dan Jalan Merak serta Jalan Panglima Batur.

"Padi tadi masih bisa dilewati kendaraan bermotor, namun sore ini sudah tidak bisa lagi, karena ketinggian air bisa mencapai setengah sampai satu meteran," katanya.

Baca juga: Sejumlah desa pedalaman Barito Utara dilanda banjir bandang
Baca juga: Banjir di Barito Utara mulai surut


Selain kota Muara Teweh sejumlah desa yang kena dampak meluapnya Sungai Barito juga terendam banjir di Kecamatan Lahei dan Teweh Baru.

"Saat ini banjir merendam jalan kawasan tempat tinggal kami di Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru," kata seorang warga Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru Irwansyah.

Kelurahan Jambu yang terendam banjir yakni di Manggala RT 05 dan RT lainnya dengan ketinggian air berkisar 0,5 meter lebih.

"Banjir mulai menggenang kawasan ini sejak Kamis sore dan hingga hari air terus naik secara perlahan. Saat ini warga mulai berkemas-kemas untuk mengangkut sejumlah barang rumah tangga ke tempat yang lebih aman dari banjir musiman ini," katanya.

Baca juga: Permukiman warga di Muara Teweh kebanjiran lagi
Baca juga: PLN Muara Teweh padamkan listrik akibat banjir


Selain di wilayah Kecamatan Teweh Baru, banjir juga melanda wilayah Kelurahan Lahei I Kecamatan Lahei dengan ketinggian banjir sekitar 75 centimeter, kawasan itu berada di dataran rendah sehingga cepat dilanda banjir.

"Banjir di daerah tempat tinggal kami terus naik diperkirakan banjir sudah sampai masuk rumah pada tengah malam nanti," kata Supian warga Kelurahan Lahei I Kecamatan Lahei.

Menurut dia, banjir di wilayah Kelurahan Lahei I ini merupakan daerah paling parah dilanda banjir karena kawasannya di dataran rendah, kemungkinan besok banjir meluas dan juga merendam kawasan Kelurahan Lahei II.

"Banjir kali ini sangat cepat naiknya dan diperkirakan terus naik," katanya.

Baca juga: Banjir akibat Sungai Teweh meluap, satu orang hilang
Baca juga: Jalan Muara Teweh-Banjarmasin Km 27 terendam banjir

Pewarta : Kasriadi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar