Jasad balita tenggelam di Sungai Barito ditemukan

id jasad balita tenggelam ditemukan,sungai barito,barito utara

Jasad balita yang ditemukan di Sungai Barito sebelumnya dimakamkan saat berada di rumahnya di Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat, Sabtu (11/4/2020).ANTARA/HO-BPBD Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Jasad balita laki-laki Andra Dwicahyo (2) warga Desa Paring Lahung RT 02 Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang tenggelam di Sungai Barito pada Kamis (9/4) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu.

"Balita tersebut ditemukan pada hari ketiga pencarian dalam kondisi mengapung di sungai sekitar 50 meter dari tempat kejadian musibah oleh Metiani warga Desa Paring Lahung RT 03," kata Kapolsek Montallat AKP Fry Mayedi Sastrawan dihubungi wartawan dari Muara Teweh, Sabtu.

Baca juga: Seorang pelajar di Muara Teweh tenggelam di Sungai Barito

Jasad putra pasangan Bris (37) dan Melsa (35) itu ditemukan pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 13.00 WIB di lanting (rumah terapung) warga.

Jasad ditemukan oleh tetangga bernama Metiani yang menemukan korban menyangkut di batang kayu penuh sampah dengan posisi miring ke kanan.

Ia curiga dengan adanya bau yang menyengat di sekitar lokasi yang selanjutnya meminta suaminya untuk mengecek dan mengangkat korban.

Baca juga: Kapal terbalik di Sungai Barito hanyut terbawa arus

Dia meminta bantuan warga dan juga orang tua korban untuk melakukan evakuasi setelah memastikan bahwa benda tersebut adalah memang korban yang tenggelam dengan pakaian lengkap seperti yang diidentifikasi yaitu kaos songket dan celana pendek.

"Jasad korban kemudian diperiksa oleh Polsek Montallat bersama dengan petugas Puskesmas Tumpung Laung Imas dan juga Kepala Pustu Paring Lahung H Yusran dengan hasil tidak ditemukan luka yang mencurigakan atau disengaja pada tubuh korban," kata Kapolsek.

Baca juga: Kapal tongkang terbalik di Sungai Barito satu ABK hilang

Dalam pencarian hari ketiga ini dilakukan oleh tim gabungan sebanyak 30 orang terdiri dari personel Polsek Montallat menggunakan kapal cepat (speedboat), BPBD Barito Utara menggunakan dua perahu karet, dua buah perahu bermotor (kelotok) ukuran sedang dan tiga buah kelotok kecil dari masyarakat dan pihak perusahaan setempat dengan menyisir sungai sampai Desa Pepas.

Jasad korban dimakamkan Sabtu ini juga di desanya di Paring Lahung.

Peristiwa tenggelamnya balita itu terjadi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika itu Andra sedang bermain air di belakang rumahnya yang berada di bantaran Sungai Barito, namun ia terjatuh dan tenggelam.

Baca juga: Balita tenggelam di pedalaman Sungai Barito
 

Pewarta : Kasriadi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar