Vietnam tingkatkan kuota ekspor beras jadi 500.000 ton pada April

id ekspor beras Vietnam,beras vietnam,persediaan besar selama pandemi

Vietnam tingkatkan kuota ekspor beras jadi 500.000 ton pada April

Seorang petani mencabuti gulma dari sawahnya di luar kota Hanoi, Vietnam, Rabu (4/4). Ekspor beras Vietnam tahun ini dapat anjlok hingga hampir 14 persen dari tahun lalu yang mencapai 6,1 juta ton sebagai imbas dari turunnya permintaan dari pembeli kunci dan meningkatnya persaingan dari biji-bijian lain, kata Kementerian Pertanian Vietnam. (FOTO ANTARA/REUTERS/Kham)

Hanoi (ANTARA) - Vietnam telah memutuskan untuk menaikkan kuota ekspor beras putih untuk April menjadi 500.000 ton dari 400.000 ton, kata pemerintah, Rabu.

Tambahan 100.000 ton itu adalah beras yang telah diangkut ke pelabuhan sebelum 24 Maret, ketika pemerintah Vietnam mengumumkan larangan ekspor beras untuk memastikan negara tersebut memiliki persediaan makanan yang cukup selama masa pandemi virus corona baru.

Pada 10 April, pemerintah Vietnam mengatakan akan mengizinkan ekspor 400.000 ton beras putih pada bulan ini.

Kementerian Perindustrian dan Perdagangan sedang menyusun rencana ekspor untuk bulan Mei dan akan menyerahkan laporan rencana itu kepada pemerintah paling lambat pada 25 April.

Vietnam yang berlokasi di wilayah paling timur Semenanjung Indochina itu  merupakan eksportir beras kedua di tingkat global, setelah Thailand. Indonesia termasuk salah satu negara yang mengimpor beras dari Vietnam untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

Sumber: Reuters

Baca juga: "ATM beras" bantu warga miskin Vietnam saat karantina karena COVID-19
Baca juga: Juru masak di Hanoi sebarkan kebahagiaan dengan "coronaburger"

 

Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar