Ketua Harian GTPP Maluku akui istrinya positif COVID-19

id pejabat positif covid, corona maluku,kadinsos ambon positif

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Maluku Kasrul Selang, saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus COVID-19 di Maluku. ANTARA/Jimmy Ayal/am.

Ambon (ANTARA) - Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Maluku Kasrul Selang mengakui istrinya NJ (56) positif terinfeksi virus COVID-19, dengan kodevikasi kasus 56 dan saat ini sementara menjalani isolasi di rumah.

"Benar istri saya positif terinveksi COVID-19 dan saat ini menjalani isolasi dengan pengawasan penuh tim kesehatan," kata Kasrul kepada wartawan di Ambon, Kamis petang.

Kasrul mengaku dirinya sempat kaget saat disampaikan oleh tim GTPP bahwa hasil swap istrinya positif terinfeksi COVID-19, karena selama ini lebih banyak memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat untuk menghindarkan diri dari penyebaran pandemi tersebut.

"Makanya beta (saya) sering bilang corona nih seng (tidak) punya mata dan tidak mengenal agama, suku atau pejabat. Siapa pun bisa saja terinfeksi," katanya.

Baca juga: Lima lagi pasien positif COVID-19 di Maluku sembuh
Baca juga: 2.000 takjil gratis ACT-MRI disalurkan untuk pekerja informal di Ambon


Kasrul juga menjelaskan kronologis hingga istrinya yang menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Ambon terinfeksi penyakit tersebut, dari salah satu bawahannya yakni HK yang terlebih dahulu dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 dengan kodevikasi sebagai kasus 31.

Menurutnya, berdasarkan hasil tracking  mulai dari penderita kasus 15 yakni HB yang kemudian menularkannya kepada penderita dengan kodevikasi kasus 22 yakni B. dari penderita kasus 22 kemudian menularkan ke HK yang merupakan anak buah dari Istri Kasrul.

"Jadi begitu HK hasilnya swapnya keluar dinyatakan positif pada 3 Mei 2020, maka pada hari yang sama dilakukan pemeriksaan cepat menggunakan RDT terhadap istri saya tetapi hasilnya non reaktif," ujarnya.

Baca juga: Hasil "rapid test": 142 orang di Malut reaktif COVID-19
Baca juga: Polda Malut siapkan dua peleton Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19


Namun agar lebih meyakinkan Kasrul kemudian meminta dilakukan swap terhadap istrinya pada 7 Mei 2020, dan hasilnya baru keluar pada 11 Mei 2020 dan dinyatakan positif.

"Jadi berdasarkan hasil tracking istri saya terinfeksi dari rekan sekerjanya, mengingat saat itu kantor mereka sedang sibuk-sibuknya membagi kebutuhan pokok kepada masyarakat di Kota Ambon. Istri saya juga turun langsung untuk membaginya di lapangan," katanya.

Sedangkan dirinya bersama anak-anak juga telah menjalani pemeriksaan cepat maupun swap dan semua hasilnya negatif.

Kasrul dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada warga sekitar tempat tinggalnya yang menyatakan tidak berkeberatan istrinya tetap diisolasi dan dirawat di rumah.

"Jadi apa yang menimpa istri saya ini hendaknya memberi hikmah bagi semua pihak, bahwa siapa pun bisa saja terinfeksi COVID-19," ujarnya.

Baca juga: Gugus Tugas luruskan pemakaman pasien TBC dengan protokol COVID-19
Baca juga: Bayi 1,9 tahun dan orang tuanya positif COVID-19

 

Pewarta : Jimmy Ayal
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar