Polres Pelabuhan Tanjung Priok ungkap pencurian satu ton beras

id Polres pelabuhan tanjung priok, jakarta utara

Para tersangka kasus pencurian satu ton beras yang akan dibawa melalui Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara saat dihadirkan di Mapolres Tanjung Priok, Kamis (14/5/2020) (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kasus pencurian satu ton beras yang akan dibawa melalui Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara.

“Beras itu akan dibawa ke Batam melui Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Wakapolres Tanjung Priok, Kompol Bobby Kusumawardhana di Jakarta, Kamis.

Bobby menjelaskan polisi menangkap tiga tersangka yakni AK (37) dan MA (29) dengan peran menjual dan membongkar barang di dalam mobil boks sekaligus sopir kendaraan, serta AR (49) sebagai penadah barang curian.

Baca juga: Petugas gabungan bubarkan kerumunan remaja di Muara Angke

Baca juga: Polres Pelabuhan Tanjung Priok gelar operasi cipta kondisi

Baca juga: Otoritas dalami cukai minuman beralkohol oplosan di Jakarta Utara


Tiga tersangka itu ditangkap di tempat berbeda yakni AK ditangkap di Cikarang Bekasi dan AR serta MA ditangkap di Alas Roban, Jawa Tengah.

Polisi mengamankan barang bukti beberapa karung beras seberat 25 kilogram, uang tunai Rp1,3 juta, satu unit mobil jenis pickup serta STNK serta beberapa buah handphone.

Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat 4 huruf e dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

“Pengungkapan kasus ini merupakan salah satu komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengamankan kegiatan pendistribusian logistik melalui Pelabuhan Tanjung Priok ke seluruh wilayah nusantara,” tegas Kompol Bobby.

Pewarta : Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar