Kemarin, Sri Mulyani menangis haru hingga prediksi IHSG usai Lebaran

id Menkeu sri mulyani, sri mulyani menangis, menkeu menangis, menkeu idul fitri, menkeu lebaran, kinerja ihsg, ihsg Lebaran, indeks harga saham, armada g

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama suami, Tonny Sumartono dalam tangkapan layar ketika mengadakan halalbihalal daring serangkaian Idul Fitri 1441 Hijriah di Jakarta, Senin (25/5/2020). ANTARA/Dewa Wiguna

Jakarta (ANTARA) - Hari kedua Lebaran pada Senin (25/5) masih mewarnai pemberitaan bidang ekonomi di antaranya halalbihalal Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan prediksi kinerja saham perusahaan usai libur Lebaran.

Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk di baca, menemani hari pertama usai libur Lebaran.

1. Tangis haru Sri Mulyani ucapkan selamat Idul Fitri

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menangis mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri ketika mengadakan silaturahim virtual dengan jajaran Kementerian Keuangan karena di tengah suasana pandemi COVID-19 mereka tetap menjalankan tugas mengawal keuangan negara.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Arus balik ke Jakarta diperketat

Kementerian Perhubungan memperketat pengawasan arus balik Idul Fitri 2020 dan menegaskan bahwa mudik tetap dilarang.

“Kami tetap konsisten bahwa yang namanya mudik dan arus balik, baik itu yang dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri maupun setelah Idul Fitri, tetap dilarang,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Imbas Corona, 70 persen armada Garuda istirahat

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia terpaksa mengistirahatkan atau grounded sekitar 70 persen pesawat, sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Langkah mengistirahatkan pesawat maskapai penerbangan plat merah ini sekaligus untuk melakukan pengecekan dan perawatan agar tetap prima dan ketika akan terbang kembali.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Stok sayuran melimpah saat pandemi COVID-19

Kementerian Pertanian mengungkapkan produk pertanian khususnya sayuran segar dalam negeri masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan bahkan bisa diekspor selama masa pandemi COVID-19 ini.

"Dalam masa pandemi kita lihat sendiri, petani sampai kesulitan menjualnya karena produksi melimpah. Kami bantu petani memasarkan, bahkan kami bantu distribusinya," kata Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto di Jakarta, Senin.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melemah pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar