Nur Isny Willa, istri prajurit TNI jadi kepala kampung di perbatasan

id istri TNI menjadi kepala kampung,di wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini,Kodam XVII/Cenderawasih,sosok inspiratif,istri tni

Nur Isny Willa, istri prajurit TNI jadi kepala kampung di perbatasan

Nur Isny Willa, istri Kopda Seprianus Uli bersama Kol Inf Bangun Nawoko Danrem 174/ATW, dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Korem 174 Ny Bangun Nawoko. Nur Isny Willa menjabat Kepala Kampung Afkab Kabupaten Merauke wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. (ANTARA Papua/HO-Pendam XVII Cenderawasih)

Jayapura (ANTARA) - Istri prajurit TNI Kopda Seprianus Uli, Nur Isny Willa menjalani tugas rangkap sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Kodim 1707/Merauke dan menjadi Kepala Kampung Afkab di wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).

Menurut Nur Isny, Jumat, keberhasilan yang diraihnya selama ini berbekal kepercayaan serta dorongan dari masyarakat dan tokoh adat setempat untuk maju menjadi salah satu kontestan dalam pemilihan kepala desa (pilkades).

"Tidak kalah pentingnya dukungan besar dari suami dan keluarga. Syukur alhamdulillah saya terpilih menjadi kepala kampung, di pilkades," ungkapnya pula.
Baca juga: Tenaga medis RS TNI AD apresiasi bantuan makanan dari Kasad dan istri

Nur Isny Willa kelahiran Kupang 1989 adalah istri dari Kopral Dua (Kopda) Seprianus Uli yang merupakan Babinsa Koramil 1707-04/Muting Kampung Andaito, Distrik Muting, Kodim 1707/Merauke.

Sebagai Kepala Kampung Afkab, Distrik Muting, Kabupaten Merauke Nur Isny Willa dilantik sejak 19 Desember 2019 tidak melupakan jati dirinya sebagai seorang anggota Persit serta sebagai ibu rumah tangga.

Di sela kesibukannya, berbagai kegiatan Persit selalu diikutinya. Bahkan tidak jarang, keberadaannya itu sebagai kepala kampung yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kesejahteraan masyarakat di kampungnya.

Impian terbesarnya ingin membangun dan menjadikan kampungnya lebih baik dalam artian ingin menyejahterakan masyarakat, salah satunya dengan membuatkan rumah bantuan kepada masyarakat yang rumahnya tidak layak huni karena kehidupan yang susah sebagai petani kebun, dengan menggunakan dana kampung.

Komandan Korem/Danrem 174/ATW Kolonel Inf Bangun Nawoko menyampaikan rasa bangga kepada Nur Isny sebagai ibu Persit sekaligus kepala kampung dapat memberikan contoh kepada ibu-ibu yang lain.

Danrem dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih mengharapkan sebagai kepala kampung dan anggota Persit serta memiliki suami sebagai Babinsa dapat menjalankan amanah rakyat dengan baik. "Sehingga akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kampungnya," ujar Danrem Kolonel Bangun Nawoko berpesan.
Baca juga: Ketika muruah sang prajurit di tangan istri

Pewarta : Muhsidin
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar