Belum ada calhaj Tebing Tinggi menarik dana pelunasan haji

id calhaj, tebing tinggi,haji 2020

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, Afnizar (ANTARA/HO)

Tebing Tinggi (ANTARA) - Sampai saat ini belum ada calon jamaah haji asal Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, yang menarik dana pelunasan haji, terkait keputusan pemerintah yang meniadakan keberangkatan haji tahun ini.

"Jumlah calon haji Kota Tebing Tinggi tahun ini sebanyak 116 orang dan sampai hari ini belum ada satupun yang mengambil atau menarik dana pelunasan hajinya," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, Afnizar, di Tebing Tinggi, Selasa.

Ia mengatakan Kementerian Agama telah mengatur tentang prosedur penarikan kembali dana pelunasan haji. Jika ada jemaah haji yang ingin mengambil dananya kembali maka yang bersangkutan tetap terdaftar sebagai calon haji untuk tahun berikutnya.

Namun, jika ada perubahan biaya haji untuk tahun berikutnya maka calon haji tersebut harus menyesuaikan biayanya.

"Hal ini berlaku juga sebaliknya kepada calon haji yang tidak mengambil atau membiarkan dana pelunasan tersebut. Jika ada perubahan biaya atau kenaikan di tahun depan maka yang bersangkutan tidak akan dipungut biaya tambahan apapun," katanya.

Baca juga: Wapres tegaskan hak calon jamaah haji batal berangkat tidak hilang

Baca juga: Wapres jelaskan pertimbangan pembatalan keberangkatan haji 2020


Menurut dia, sebelumnya seluruh calon haji Kota Tebing Tinggi telah siap diberangkatkan ke tanah suci dan hanya tinggal suntik vaksin meningitis yang belum dilaksanakan oleh dinas kesehatan karena masih menunggu surat dari Kemenkes.

Dengan keluarnya keputusan Menteri Agama soal pembatalan keberangkatan haji maka suntik vaksin tersebut tidak dilaksanakan tahun ini.

"Seluruh jamaah yang batal berangkat haji tahun ini akan menerima kompensasi dari dari dana setor lunasnya yang akan diberikan paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter 1 tahun 1442 H/2021 M di tahun depan," katanya.*

Baca juga: Ditunggu SE Gubernur Jateng terkait pembukaan ponpes saat pandemi

Baca juga: Gubernur BI tampik dana haji untuk perkuat nilai tukar rupiah

Pewarta : Juraidi dan Dhani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar