Menparekraf dorong UMKM buat produk yang berikan "experience" menarik

id menparekraf,wishnutama,bangga buatan indonesia,umkm,ekraf

Menparekraf Wishnutama. ANTARA/HO-Biro Komunikasi Kemenparekraf/Hanni Sofia/am.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Wishnutama Kusubandio mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuat produk yang dapat memberikan pengalaman belanja, experience, menarik, sebagai salah satu langkah meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal di masyarakat.

"Ke depan, yang kita jual adalah sesuatu yang baru, mempengaruhi lifestyle, sesuatu yang punya value, ada experience yang ditawarkan (untuk konsumen). Kami encourage (pelaku UMKM) untuk mencari peluang tersebut," kata Menparekraf Wishnutama melalui siaran virtual, Selasa.

Lebih lanjut, ia berharap, dengan pendekatan produk yang lebih dekat dengan konsumen, pada akhirnya dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta kepada produk lokal, dan tentu saja berdampak langsung untuk pertumbuhan ekonomi negara.

"Dengan menumbuhkan rasa bangga dan cinta dengan produk buatan Indonesia, akan sangat menolong pertumbuhan ekonomi di masa pandemi," kata Wishnutama.

Selain meningkatkan kualitas produk menjadi lebih personal, ia juga mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan digital agar produknya mampu menjangkau lebih banyak konsumen.

Wishnutama mengapresiasi langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI melalui gerakan "Bangga Buatan Indonesia".

"Kami dari Kemenparekraf sangat mengapresiasi langkah-langkah dalam meningkatkan kemampuan UMKM kita dan ekonomi kreatif melalui gerakan 'Bangga Buatan Indonesia' ini," kata mantan petinggi stasiun TV NET itu.

Ia menyebut, pihaknya telah mengkurasi setidaknya 500 pelaku ekonomi kreatif yang kegiatan usahanya sudah dikenalkan (onboarding) secara digital. Hal ini semakin membuat pihaknya untuk membuka lebih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

"Kami berupaya menciptakan peluang ini. Akibat pandemi ini, akselerasi digital sangat cepat dan lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini memaksa hampir semua orang untuk transform kegitannya ke digital," kata Wishnutama.

"UMKM harus manfaatkan momentum ini, apalagi didukung dengan Kominnfo untuk mendorong kemajuan UMKM dan ekonomi kreatif Indonesia," ujarnya melanjutkan.

Kementerian yang ia naungi pun menyiapkan sejumlah insentif seperti pelatihan-pelatihan termasuk membuat konten kreatif digital, pendampingan, webinar, dan penghargaan bagi para pelaku di industri ekonomi kreatif.

Baca juga: "Bangga Buatan Indonesia" diharapkan perkuat daya saing produk UMKM

Baca juga: Airlangga sebut Bangga Buatan Indonesia bergema di kawasan ASEAN

Baca juga: Kominfo luncurkan situs basis data UMKM Indonesia

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar