Ini kewajiban jamaah haji pada hari 10 Dzulhijjah

id jamaah haji,tawaf,lempar jumrah

Sejumlah jamaah menjaga jarak sosial saat melakukan tawaf mengelilingi ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi (29/7/2020). ANTARA/REUTERS/HO-Saudi Ministry of Media/aa. (VIA REUTERS/SAUDI MINISTRY OF MEDIA)

Mekkah (ANTARA) - Inilah yang harus dilakukan seorang jamaah haji pada 10 Dzulhijjah.

Usai bermalam di Muzdalifah, sejak subuh, jamaah haji diatur untuk menuju Mina.

Di Mina jamaah haji akan melempar batu kerikil (jumrah) di pilar (jamarat) dengan tujuh batu masing-masing, seperti dilansir Saudi Press Agency, Jumat.

Jamaah haji melempar batu ke masing-masing tiga pilar seraya berseru Allah Maha Besar yang melambangkan setan pada hari pertama Idul Adha.

Kemudian, jamaah haji mengorbankan seekor hewan, memakan sebagian daging kurban dan menyumbangkan sebagian lainnya untuk orang miskin, dan mencukur rambutnya sebagai tanda akhir masa ihram.

Setelah itu, jamaah haji menuju ke Masjidil Haram untuk melakukan tawaf ifadah yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali yang menjadi rukun haji.

Setelah tawaf, diperbolehkan bagi jamaah haji untuk bebas dari semua pembatasan ihram, sebelum kembali ke Mina, untuk tinggal dua hingga tiga hari ke depan.

Baca juga: Jamaah haji Shalat Dhuhur dan Ashar di Masjid Namirah, Arafah
Baca juga: Jamaah haji di Mekkah diminta ikuti langkah pencegahan COVID-19
Baca juga: Porsi jamaah haji 2020, 70 persen warga asing, 30 persen warga Saudi

Pewarta : Azis Kurmala
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar