Disdukcapil Ambon terima mesin ADM

id Mesin ADM,ditjen dukcapil, kemendagri

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) kota Ambon menerima bantuan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri. (ist)

Ambon (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) kota Ambon menerima bantuan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri.

Penyerahan tersebut dilakukan dengan penandatanganan berita acara oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Jumat.

Plt Kadiscapil kota Ambon Marsella Haurissa menyatakan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan penghargaan kepada 15 kabupaten kota yang melakukan pelayanan terbaik selama masa pandemi COVID-19.

"Kota Ambon merupakan satu dari 15 kabupaten kota yang dianggap tetap memberikan pelayanan terbaik selama masa pandemi COVID-19 ini, dan mendapat mesin ADM seperti ATM," katanya.

Mesin ADM katanya, bisa digunakan untuk print kartu keluarga (KK) KTP-e dan KIA.

Mesin ADM tersebut akan ditempatkan di unit layanan administrasi (ULA) balai Kota Ambon.

"Mesin ADM akan mempermudah pengurusan layanan kependudukan, tinggal cetak saja di mesin itu, juga untuk mempermudah, yang penting seluruh data base tidak bermasalah," ujarnya.

Mesin ADM katanya, diharapkan dapat juga mengurangi penumpukan masyarakat dalam melakukan pengurusan di Disdukcapil.

"Mesin ADM ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan masyarakat terutama di masa pandemi COVID-19, " ujarnya.

Mesin ADM memiliki cara kerja yang hampir mirip dengan ATM. Hanya saja, mesin ADM mengeluarkan dokumen kependudukan seperti e-KTP, KK, dan akte kelahiran.

Proses pencetakan dokumen di mesin ADM tidak dipungut biaya. Waktu pencetakan dokumen pun tidak sampai dua menit.

Baca juga: Ditjen Dukcapil ganti 10.166 dokumen kependudukan korban bencana alam

Baca juga: Ditjen Dukcapil kembangkan teknologi biometrik

Baca juga: Ditjen Dukcapil Kemendagri diminta mendata penduduk miskin PBPU-BP

Pewarta : Penina Fiolana Mayaut
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar