BMKG catat beberapa wilayah tidak alami hujan lebih dari 30 hari

id BMKG, Hari Tanpa Hujan

Salah satu pegawai BMKG menunjukkan bagan prakiraan cuaca di Kantor BMKG, Selasa (7/1/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terdapat beberapa wilayah di Tanah Air tidak mengalami hujan lebih dari 30 hari.

"Nampaknya kalau dari update terakhir (hari tanpa hujan) dominan di Pulau Jawa, Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG Agie Wandala Putra melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan beberapa daerah yang mengalami hari tanpa hujan antara 30 hingga 60 hari antara lain di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur dan Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali.

Baca juga: Jumlah titik panas di Sumsel naik tiga kali lipat

Artinya jika sudah sampai 60 hari, maka kapasitas air tanah di daerah tersebut juga semakin susut yang dapat mengarah pada kemungkinan bencana kekeringan.

"Kalau dari data meteorologisnya Jatim, Bali, NTB dan NTT yang paling kering, yang sudah lebih dari 30 hari enggak ada hujan sama sekali. Kalau Jawa bagian barat dan bagian selatan kemarin ada hujan lagi. Jadi hijau lagi," kata dia.

Namun demikian, meski telah lebih dari 30 hari tanpa hujan, Agie mengatakan belum ada laporan bencana kekeringan akibat kemarau panjang tersebut.

Baca juga: BMKG pantau fenomena gelombang atmosfer di beberapa wilayah pekan ini

Baca juga: BMKG: 44 "hotspot" terpantau di Sumatera Utara


"Belum. Kalau laporan mungkin teman-teman iklim yang memonitor. Tapi seperti di Gunung Kidul, NTB dan di Jatim itu memang daerah-daerah yang mungkin airnya lebih sulit. Nah, itu saya rasa sudah mulai kering," ujar dia.

Sementara itu, dari sebagian besar wilayah di Indonesia ia mengatakan telah lebih dari 70 persen wilayah di Indonesia mengalami kemarau. Sedangkan wilayah lainnya masih mencatatkan adanya hujan.

"Karena kondisi iklim di Indonesia cukup berbeda-beda, ada yang memang sebetulnya musim hujan, seperti di Maluku, jadi (perbedaan cuaca tersebut) bukan anomali. Jadi memang ada daerah-daerah lain yang memang masih musim hujan. Terus Sulawesi bagian tengah juga memang ada pola-pola hujan lokal yang memang hujannya sepanjang tahun," kata Agie.

Baca juga: BMKG: Abu vulkanik letusan Sinabung tidak sampai perbatasan di Aceh

 

Pewarta : Katriana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar