Menag dukung Bandara Radin Inten Lampung jadi embarkasi haji

id Embarkasi haji Lampung, kemenag

Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi dalam kunjungannya ke Lampung, Bandarlampung, Selasa (11/8/2020). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi/am.

Bandarlampung (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi mendukung rencana peningkatan status Bandara Radin Inten II menjadi embarkasi haji penuh.

"Saya sangat mendukung adanya peningkatan status embarkasi haji di Lampung, yang sebelumnya embarkasi antara menjadi embarkasi penuh," ujar Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan Lampung memiliki potensi haji yang cukup banyak untuk wilayah Pulau Sumatera. Dengan adanya kenaikan status embarkasi haji maka akan mempermudah pelaksanaan ibadah haji.

"Lampung menjadi salah satu penyumbang jumlah jamaah hari di Pulau Sumatera yang cukup banyak, sehingga dengan adanya embarkasi haji penuh maka semua akan menjadi lebih mudah, akan tetapi perlu koordinasi lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Bandara Radin Inten II lakukan tes cepat bagi 150 karyawan

Baca juga: Hakim vonis bebas terdakwa korupsi land clearing Bandara Radin Inten


Menurutnya, koordinasi diperlukan untuk menuntaskan seluruh persyaratan penunjang kenaikan status menjadi embarkasi haji penuh.

Tanggapan serupa juga dikatakan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Juanda Naim.

Menurutnya, Provinsi Lampung saat ini telah mempersiapkan semua persyaratan dengan memenuhi standar daya tampung asrama haji, dan operasional Bandara Radin Inten II yang sesuai standar.

"Lampung dengan jumlah penduduk terbanyak nomor dua di Pulau Sumatera, dan sudah melakukan pemberangkatan jamaah haji sebanyak 7.445 dalam 19 kloter, lalu daya tampung asrama haji pun memadai dengan jumlah 904 jamaah dalam 154 kamar di enam gedung yang ada, sehingga embarkasi haji penuh diharapkan dapat tercapai pada 2021," katanya.*

Baca juga: Menunggu kereta jadi transportasi utama ke bandara

Baca juga: Operasikan Bandara Radin Inten II, AP II diharapkan raup Rp110 miliar

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar