Traveloka Clean Partners dorong pemulihan pariwisata

id traveloka,travel,wisata

Foto udara destinasi wisata pantai Seger di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (12/8/2020). (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi penyedia layanan perjalanan dan gaya hidup berbasis digital, Traveloka, ikut membantu mempercepat pemulihan sektor perjalanan dan pariwisata Tanah Air dengan meluncurkan kampanye Traveloka Clean Partners.

Label itu disematkan di produk dan layanan seperti transportasi, hotel hingga restoran untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna yang ingin beraktivitas di masa adaptasi kebiasaan baru.

"Faktor kebersihan kini jadi perhatian utama untuk memenuhi rasa aman saat bepergian," kata Christian Suwarna, CMO Traveloka & CEO Traveloka Experience, dalam konferensi pers daring, Kamis.

Baca juga: Menparekraf ajak industri pariwisata bersiap songsong situasi kondusif

Baca juga: Traveloka hadirkan "Online Xperience" dukung industri kreatif lokal


Kampanye Traveloka Clean Partners hadir secara bertahap sejak Juni 2020 di lebih dari 240 kota se-Indonesia. Hingga kini ada lebih dari 2.000 mitra yang telah berkomitmen untuk memenuhi standar protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan yang sesuai dengan ketetapan pemerintah dan institusi terkait.

Christian menjelaskan, data internal Traveloka menunjukkan tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan dan beraktivitas di luar rumah meningkat pada periode Juni ketika sudah ada pelonggaran, dari 29 persen menjadi 45 persen.

Semenjak kampanye Clean Partners tersedia di platform, ada peningkatan pencarian produk dan layanan dengan label "Traveloka Clean" sebesar lebih dari 300 persen.

"Traveloka juga mencatat peningkatan pemesanan hingga lebih dari 2 kali lipat dibandingkan dengan periode sebelum inisiatif ini berlangsung untuk produk-produk yang telah lebih dulu disematkan label “Traveloka Clean”, yaitu Hotel, Transportasi (Antar Jemput Bandara dan Rental Mobil), dan Xperience."

Baca juga: Traveloka hadirkan layanan pemesanan tes COVID-19

Baca juga: Tren pembatalan perjalanan melonjak tajam di Traveloka


Ia menjelaskan, ada 80 mitra yang sudah mendapat label CleanTrip dan CleanFlight. CleanTrip meliputi layanan antar jemput bandara, rental mobil, bus dan travel yang menerapkan protokol kesehatan, desinfeksi kendaraan sebelum perjalanan dan pembatasan jumlah penumpang.

Sementara itu, CleanFlight terdiri dari maskapai yang telah menerapkan desinfeksi kabin dan pembersihan mendalam hingga pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan perjalanan, termasuk pernyataan kesehatan yang dilakukan saat check-in di bandara.

Sebanyak lebih dari 700 mitra hotel, vila, apartemen dan resor di 90 kota Indonesia mendapatkan label CleanStay setelah memenuhi 28 poin pemenuhan standard kebersihan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Standard yang diterapkan diantaranya kewajiban petugas memakai masker, menjaga jarak fisik minilam semeter, penyediaan alat sanitasi di area publik.

Ada juga label CleanXperience yang disematkan kepada lebih dari 1.000 mitra di 12 industri, seperti kebun binatang, taman wisata, spa dan kecantikan hingga tur lokal di 64 kota Indonesia.

Mitra yang sudah mendapatkan label ini menerapkan protokol pembatasan jarak, memastikan petugas memakai peralatan pelindung, hingga pengecekan suhu tubuh pegawai dan pengunjung.

Ada juga label CleanDining yang sudah dimiliki 150 mitra restoran di mana pengguna bisa menikmati hidangan di restoran yang memenuhi standard kebersihan, kesehatan dan keamanan sesuai rekomendasi pemerintah.

Tersedia pula fitur OrderNow di mana pengguna bisa mengakses menu secara daring dan memesan makanan lewat aplikasi, juga membayar secara nirtunai untuk mengurangi kontak fisik di dalam restoran.

Baca juga: Traveloka gandeng BNI perluas akses PayLater

Baca juga: Akan ada unicorn dan decacorn baru Indonesia tahun ini

Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar