CFD di Jakarta Selatan ditiadakan sementara

id cfd jakarta

Warga bersepeda dan berlari di lokasi CFD Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Hari bebas kendaraan bermotor (Car free Day/CFD) di Jakarta Selatan ditiadakan, menyusul perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I untuk keempat kalinya.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan Budi Setiawan, saat dihubungi Sabtu, di Jakarta, mengatakan Pemkot Jakarta Selatan menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meniadakan setiap aktivitas sosial yang menyebabkan kerumunan.

"Jadi CFD Ahad tanggal 16 Agustus 2020 ditiadakan sementara," kata Budi.

Menurut Budi, hasil evaluasi PSBB transisi di tingkat provinsi masih banyak ditemukan pelanggaran di kawasan khusus pesepeda, termasuk ketika CFD. 

Baca juga: CFD dan 17-an di Jakarta ditiadakan

Pelanggaran tersebut seperti, membawa balita, masih ada lansia ikut CFD hingga warga yang berkerumun saat berolahraga.

"Ini yang kita antisipasi, apalagi saat ini tingkat penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta masih tinggi," ujarnya.

Budi mengatakan belum diketahui pasti sampai kapan CFD di wilayah Kota Jakarta Selatan ditiadakan sementara.

Instruksi dari Pemprov DKI Jakarta untuk meniadakan CFD pada Ahad 16 Agustus 2020.

"Kita belum tahu sampai kapan, perintah awal baru untuk 16 Agustus, selanjutnya tergantung hasil evaluasi pemprov," kata Budi.

Baca juga: Pekan kedua CFD di Jaksel masih temukan pelanggaran

Di wilayah Jakarta Selatan terdapat lima lokasi CFD, antara lain di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari di Kebayoran Baru dan Jalan Sultan Iskandar Muda di Kebayoran Lama.

Lalu,  Jalan Tebet Barat Dalam Raya di Kecamatan Tebet, Jalan Kesehatan Raya di Kecamatan Pesanggrahan serta Jalan Cipete Raya di Kecamatan Cilandak.

Gelaran CFD sempat ditiadakan selama kurang lebih lima bulan lamanya, lalu kembali dibuka tanggal 28 Juni 2020 disebar di 32 lokasi di wilayah kota administrasi DKI Jakarta.

Oleh karena itu, lanjutnya, warga diimbau untuk melakukan aktivitas olahraga di rumahnya masing-masing.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat agar dapat berolahraga di sekitar rumahnya masing-masing atau tempat-tempat olahraga yang diperkenankan," imbau Budi.

Baca juga: 32 Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta ditiadakan mulai Ahad lusa

 

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar