Anies dalam sambutan HUT RI soroti masih adanya warga yang pesimis

id Hari Kemerdekaan,Anies Baswedan,Upacara Balai Kota,Indonesia Mengecewakan

Seorang warga berjalan di depan mural bertema pahlawan di Jalan Pluit Raya III, Jakarta, Senin (10/8/2020). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/pras)

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya pada upacara HUT RI ke-75 di Balai Kota Jakarta, Senin, menyoroti masih adanya warga yang pesimis terhadap Indonesia

"Selama 75 tahun, atas izin Allah SWT, kita terus menerus mengecewakan, yaitu mengecewakan mereka yang pesimis pada Indonesia," kata Anies.

Baca juga: Upacara 17 Agustus di Balai Kota Jakarta hanya diikuti 100 peserta

Anies melanjutkan, usia 75 tahun adalah perjalanan panjang dan penuh liku. Di mana menjalani Indonesia merdeka, memenuhi janji-janji kemerdekaan bukanlah jalan yang mudah, melainkan jalan mendaki dan penuh tantangan.

"Bahkan setelah memegang penuh kemerdekaannya berkali-kali, ujian terus datang ke bangsa kita, namun setiap kali itu juga Allah SWT memberi kekuatan pada kita untuk kuat menghadapinya," ucap Anies.

Baca juga: Kandasnya harapan para penjual pohon pinang

Indonesia juga, ucap Anies, terus membuktikan bukan sebagai bangsa yang tidak percaya pada kekuatan dirinya dan bukan bangsa yang tidak mampu berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.

Karenanya, menurut Anies, usia 75 tahun bagi Indonesia adalah kesempatan untuk kembali mencatatkan sejarah saat cobaan besar datang pada umat manusia di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia dan di Jakarta berupa pandemi COVID-19.

Baca juga: Pelanggar masker meningkat, Anies harap warga makin waspada COVID

"Yakni saat di mana kita menghadapi musuh tak terlihat, tak membedakan siapa yang diserangnya, mampu berlipat ganda dan menyebar ke seluruh nusantara, saat setelah 100 tahun lamanya pandemi, wabah, pagebluk kembali jadi ujian bangsa kita," ucap Anies.

Diketahui, upacara Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2020 di Balai Kota Jakarta di tengah masih merebaknya pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19), dibatasi hanya untuk 100 peserta.

100 orang itu akan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan eselon 2 ke atas dan perwakilan dari dinas-dinas di lingkungan DKI Jakarta.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar